Konsultasi Perdana Siapkan Laporan Rokok Ilegal Milik HM, Aktivis ALARM Datangi Kantor Bea Cukai Kanwil Jatim I

Senin, 3 Februari 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ach Toifur Ali Wafa saat Melakukan Konsultasi Perdana Perederan Rokok Ilegal Milik HM di Sumenep kepada Bea Cukai Kanwil Jatim I. (Ist. nusainsider.com : Andriyadi)

Foto. Ach Toifur Ali Wafa saat Melakukan Konsultasi Perdana Perederan Rokok Ilegal Milik HM di Sumenep kepada Bea Cukai Kanwil Jatim I. (Ist. nusainsider.com : Andriyadi)

SUMENEP, nusainsider.com CEO Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) sekaligus Pimpinan Redaksi Media nusainsider.com Mengaku telah melakukan konsultasi Perdana terkait Maraknya peredaran Rokok Ilegal Milik HM diberbagai Wilayah setempat bahkan hingga ke Berbagai Toko sembako di Luar Madura.

Hal tersebut disampaikan Toifur Ali wafa saat dikonfirmasi Media ini pada Senin 3 Februari 2025 melalui Telephone sellulernya.

Ia mengaku, bahwa kedatangannya ke Bea Cukai Kanwil Jatim I tersebut dalam rangka konsultasi berkenan dengan Rencana pelaporan maraknya Rokok Ilegal berbagai merk di Madura yang terkesan masif dijalankan para Distributor dan tangan panjang HM dengan berbagai kemampuannya sehingga membuat Bungkam Aparat penegak hukum (APH) setempat.

Bappeda Sumenep

Padahal, diwarung-warung kecil yang terbuka Tampak dengan jelas Rokok Ilegal diperjualbelikan dengan santainya seolah tidak ada Hukum perundang-undangan yang mengatur.

Baca Juga :  Maraknya Rokok Ilegal di Sumenep, Aktivis ALARM : Tunggu Saja, Bom Waktu akan Segera Tiba

Bea Cukai yang berfungsi sebagai community protection harus berkomitmen memberantas peredaran rokok ilegal di berbagai wilayah untuk melindungi masyarakat dan mendukung iklim usaha yang sehat.

“Upaya pemberantasan rokok ilegal tersebut harus dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu upaya preventif melalui sosialisasi/edukasi oleh unit pelayanan dan kehumasan dan upaya represif melalui penindakan rokok ilegal oleh unit kepatuhan internal dan pengawasan,” Jelasnya.

Toifur sapaan akrabnya menegaskan, bahwa padahal, sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dijelaskan bahwa barangsiapa yang menjual atau dengan sengaja mengedarkan rokok ilegal bisa terancam Pidana dan denda.

Apalagi Rokok ilegal ini tidak memberi pemasukan pada negara, dan terlebih itu menyalahi aturan serta bisa berurusan dengan hukum.

Baca Juga :  Buruan! Bupati Cup Madura Open 2025 Akan Segera Digelar, Hadiah Rp16 Juta Menanti Anda

“Selain itu, rokok ilegal ini juga komplit disisi Hukum, bagi yang menawarkan, mengedarkan, menjual semua kena. Termasuk sales. Pidananya 1 sampai 5 tahun penjara dan dikenakan pidana denda 10 sampai 200 juta rupiah sesuai nilai cukai yang Harus dibayar, “Tegasnya.

Namun undang-undang itu seolah hanya barangkali dianggap sebagai Sansakerta yang hanya selesai pada Tulisan tanpa pengaplikasian.

Sehingga, nantinya kami berharap, dalam Kunjungan kami untuk kedua kalinya ke Bea Cukai Kanwil Jatim I yang Diagendakan Dalam Minggu ini guna melayangkan Berkas pelaporan dan segala persyaratannya akan kami serahkan ke Bea cukai agar Dipelajari dan dilakukan penekanan supaya rokok Ilegal milik HM itu Berhenti beroperasi, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban
Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri
Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah
Bullying dan Game Online Mengancam Anak, Senator Lia Istifhama: Mental Tangguh Harus Dibentuk Sejak Dini
68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa
Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep
banner 325x300

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:38 WIB

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WIB

Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:41 WIB

Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri

Minggu, 18 Januari 2026 - 03:14 WIB

Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:22 WIB

68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:55 WIB

Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:23 WIB

Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Berita Terbaru