Maraknya Rokok Ilegal di Sumenep, Aktivis ALARM : Tunggu Saja, Bom Waktu akan Segera Tiba

Minggu, 2 Februari 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Toifur Ali Wafa, Wartawan Muda Sumenep sekaligus CEO Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) saat memegang Barang Bukti (BB) Adanya peredaran rokok Ilegal asal Sumenep Milik HM

Foto. Toifur Ali Wafa, Wartawan Muda Sumenep sekaligus CEO Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) saat memegang Barang Bukti (BB) Adanya peredaran rokok Ilegal asal Sumenep Milik HM

SUMENEP, nusainsider.com Komitmen kawal Maraknya peredaran Rokok ilegal di kabupaten yang berjuluk kota keris, Pimpinan redaksi Media nusainsider.com sekaligus CEO ALARM lakukan Koordinasi ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I tepatnya di jalan Raya Bandara Juanda No.39, Semambung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dalam kedatangannya ke Kanwil Bea Cukai Jatim I tersebut, pihaknya berkoordinasi berkaitan dengan peredaran rokok Ilegal Asal Sumenep madura yang semakin Masif di Pelosok desa Hingga ke kota-kota Besar, “Kata Toifur Ali Wafa, saat Dikonfirmasi Media ini, Minggu 3 Januari 2025.

Ia Menilai, rokok ilegal atau rokok tanpa pita cukai itu dinilai berbahaya, sebab tidak ada pengawasan dari segi kadar komposisi maupun penggunaan nikotin/tar.

“Meskipun secara kesehatan memang lebih baik tidak merokok, tetapi masih banyak masyarakat yang merokok. Oleh karena itu, pihaknya bisa saja dianggap sebagai pembela negara dalam Hal pemasukan untuk negara dan lebih terjamin karena ada pengawasan dari BPOM,” Imbuhnya.

Toifur sapaan akrabnya menambahkan bahwa beredarnya rokok tanpa cukai yang dijual bebas dengan harga murah terutama di warung-warung yang berada di kampung-kampung, disamping merugikan negara juga merugikan kesehatan, operasi penertiban ke warung pedalaman jarang sekali dilakukan penertiban oleh Pihak setempat.

Baca Juga :  Polemik Insentif BPD Desa Matanair tidak Dicairkan, Camat Rubaru Hingga Kades Sampaikan Begini

Sehingga, kedatangannya langsung ke Bea Cukai Jatim I tersebut sebagai langkah Awal koordinasi kebutuhan berkas pelaporan dan bukti-bukti yang dibutuhkan.

“Kami komitmen akan mendatangi Kanwil Bea Cukai Jatim I kembali ketika berkas sudah Rampung beserta Bukti-bukti lainnya”, Pungkasnya.

Ditambahkan, bukti dugaan lain bahwa merebaknya Rokok Ilegal asal Sumenep ke kota-kota besar juga sudah Disampaikan penjaga Toko yang pernah berkomentar di Akun Tiktok Jejaring media ini yakni Propublish dalam pemberitaan sebelumnya.

Tentu ini akan kami lampirkan juga sebagai kekuatan lain dalam berkas pelaporan nantinya.

“Tunggu saja, akan kami Bongkar semua cara-cara HM sebagai pengusaha yang Seolah ‘Kebal Hukum’ dan sejumlah Distributor besarnya sampai Semuanya Clear. Waktu itu pasti akan tiba dan membumi hanguskan semuanya”, Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB