KPM STITA Bersama PR Ansor Lenteng Gelar Santunan Anak Yatim dan Khitan Massal, Ini Alasannya

Kamis, 24 Agustus 2023 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posko V STITA bersama Ranting Ansor Ellak Laok menggelar Santunan Anak Yatim dan khitan massal, Kamis (24/8/2023).

Bertempat di Balai Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Diketahui, Santunan Anak Yatim dan Khitanan massal tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Sumenep, Forkopimcam Lenteng, Pemdes Ellak Laok, Ranting Ansor Ellak laok, Muslimat, Fatayat dan Masyarakat Desa Ellak Laok dan diikuti 22 anak yang berasal dari 6 Dusun di Desa Ellak Laok, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Mahasiswa Ajak Masyarakat Kawal Perbaikan Jalan Protokol Wampu

Koordinator Desa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posko V STITA Sumenep Yamin mengatakan, setiap anak yatim mendapat bantuan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep.

Sedangkan, peserta khitanan massal mendapat pelayanan secara gratis dengan menggandeng Puskesmas kecamatan lenteng melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten Sumenep.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini ada satu orang perwakilan Baznas yang membawakan dana bantuan untuk diserahkan kepada Anak yatim dan enam petugas medis dalam melakukan giat khitan berasal dari Puskesmas Lenteng,” kata Yamin.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Ibu Hj. Nyai Dewi Khalifah, SH,. MH. menyampaikan, khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah.

Baca Juga :  Duh! Aktivis ALARM Warning Kadiskoperindag Karena Membohongi Publik Perihal Keterbatasan Anggaran KIHT

Secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting, yakni untuk membuang bagian anggota tubuh yang menjadi persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.

“Pihaknya mengapresiasi terselenggaranya acara Santunan dan khitanan massal yg dilaksanakan oleh Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posko V STITA yang bekerja sama dengan berbagai pihak dan semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi barokah bagi kita semua,” Ujar Wakil Bupati

Ditempat yang sama, Kepala Desa Ellak Laok Moh. Ramli menyampaikan beberapa pesan dan sambutan kepada Wakil Bupati dan Masyarakat disekitar, Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Desa Ellak Laok begitu banyak sehingga perlu adanya sentuhan dan inovasi dari pemerintah kabupaten.

Baca Juga :  Kunjungi Beberapa Negara Asia ; Ketum Saudagar Madura Motivasi Pemuda-pemudi Madura Berkarya Nyata

Desa Ellak Laok juga memiliki beberapa infastruktur yang perlu dilihat oleh Pemerintah Kabupaten seperti Jalan yang bergelombang dan rusak sehingga perlu ada perbaikan.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada ibu Wakil Bupati karena telah menyempatkan diri hadir di desa ellak laok dan bertemu dengan masyarakat di sini”, Imbuhnya.

Desa Ellak Laok merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alamnya dan di desa ini juga ada terdapat jalan bergelombang dan rusak. Jadi, kami berharap kepada ibu Wakil Bupati agar tersetuh nuraninya bisa melihat keadaan disekitar,” Tutupnya.

 

Loading

Berita Terkait

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep
Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian
Bupati Fauzi Inisiasi Sumenep Kepulauan, Langkah Strategis Menuju Pusat Pertumbuhan Provinsi Madura
Semarak Harkopnas ke-79, Gerakan Koperasi Sumenep Gelar Kerja Bakti Bersama
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIB

Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Bupati Fauzi Inisiasi Sumenep Kepulauan, Langkah Strategis Menuju Pusat Pertumbuhan Provinsi Madura

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:33 WIB

PWI Pamekasan Bangun Ruang Dialog, Bahas Masa Depan Birokrasi dan Jabatan Definitif OPD

Berita Terbaru