Kucuran Anggaran DBHCHT Dinsos Sumenep Turun Drastis Tahun ini

Rabu, 13 September 2023 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023 untuk Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, turun drastis.

Sekitar Rp 11 miliar tahun 2022 lalu dari DBHCHT, tahun ini Dinsos P3A hanya menerima Rp 3 miliar. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu buruh pabrik rokok dan buruh tani.

Diketahui, Total anggaran DBHCHT Sumenep Tahun 2023 mencapai angka 57M lebih, nomor dua tertinggi di Madura setelah Pamekasan.

Baca Juga :  Aktivis ALARM Sebut Anggaran DBHCHT 2022 Sebesar 8,3M di Dinsos Sumenep Tak Jelas

Sementara rinciannya yang khusus di dinas Sosial P3A Sumenep sebesar 3 Miliar itu, dari DPMPTSP dan Naker terkait buruh pabrik rokok sebanyak 2.150 calon penerima, sementara untuk buruh tani dengan meminta usulan dari DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) setempat sebanyak 1.000 penerima.

“Dinsos P3A tidak dalam kapasitas mencari calon penerima bantuan, tapi menerima langsung dari 2 OPD itu. nominal setiap penerima tetap Rp 900.000,-,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain kepada media nusainsider.com Senin,13 september 2023.

Izoel sapaan akrab menyampaikan bahwa data usulan calon penerima dari dua OPD masih dalam proses, sehingga pihaknya memastikan dalam waktu yang tidak lama dana yang berasal dari cukai rokok tersebut akan diterima oleh calon penerima.

“Data dari 2 OPD itu nanti kita verifikasi ulang calon KPM-nya (keluarga penerima manfaat). Insya Allah bulan 11 tuntas penyaluran bantuannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Gandeng Diskop UKM dan Perindag, KPM STITA Gelar Workshop Kewirausahaan

Kendati tahun ini mengalami penurunan yang drastis, Izoel berjanji memaksimalkan dana yang ada untuk disalurkan kepada mereka yang berhak sesuai ketentuan.

“Walaupun dananya turun drastis, kami akan tetap maksimalkan untuk para KPM,” tandasnya.

Loading

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB