Laporan Penganiayaan ; Kapolsek Batang-batang Saat Ini Masih Dalam Tahap Lidik

- Pewarta

Sabtu, 3 Juni 2023 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Moh Iskandar, Korban Penganiayaan

Foto. Moh Iskandar, Korban Penganiayaan

SUMENEP, nusainsider.com Nihawi, 36, warga Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, terpaksa berurusan dengan hukum. Hal Itu setelah tetangganya, Iskandar, 36, melaporkannya ke Polsek Batang-Batang atas tuduhan penganiayaan.

Laporan tersebut tertuang dalam LP-B/05/V/2023/SPKT Polsek Batang-Batang/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur. Perkara tindak pidana itu sedang ditangani Polsek Batang-Batang. Sementara saat ini Iskandar masih dirawat di Puskesmas Legung.

Iskandar menceritakan, penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 12.30 Rabu (31/5). Saat itu, pihaknya melihat petugas Telkom memasang kabel wifi milik Nihawi. Namun, kabel tersebut menggelantung ke teras rumahnya.

”Saya bilang ke petugas agar merapikan lagi kabel wifi-nya karena mengganggu teras rumah,” ceritanya.

Tidak berselang lama, kata Iskandar, pihaknya kembali mengingatkan petugas Telkom untuk merapikan kabel manakala pekerjaannya selesai. Sebab, atap teras rumah menggunakan galvalum dan khawatir kabel tersebut membahayakan.

Tiba-tiba, kata Iskandar, Nihawi datang mendekati dirinya. Nihawi menyampaikan bahwa memang melarang petugas Telkom untuk membereskan kabel tersebut. Karena itu, pihaknya sempat silang pendapat sebelum akhirnya Nihawi melayangkan pukulan.

”Saya dipukul gara-gara minta petugas wifi merapikan kabel. Dia (Nihawi) langsung memukul dengan tangan mengepal ke arah mata saya,” terang Iskandar.

Suami Indriyani itu juga mengaku tidak punya dendam meski matanya lebam akibat pukulan tangan Nihawi.

Hanya saja, pihaknya keberatan karena Nihawi tidak ada iktikad baik untuk meminta maaf.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Batang-batang melalui Dr Ahmad Fauzi, Kebetulan dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Legung menyampaikan bahwa Pasien datang ke IGD dengan keluhan pusing dan sakit kepala, terdapat memar kebiruan disudut kanan pada mata kanan dan memar kemerahan dipipi kanan bawah mata kanan.

Dengan indikasi tersebut, pihak Puskesmas menganjurkan untuk dirawat inapkan, “ungkapnya saat dihubungi media ini, Sabtu 3 Juni 2023.

Pihaknya menuturkan alasan sampai 3 hari perawatan di puskesmas Legung, karena sesuai dengan kondisi pasien benar-benar butuh perawatan sampai pasien membaik dan layak untuk rawat jalan.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktivitas Petani Padi di Tadah Hujan, DKPP Sumenep Maksimalkan Program Pompanisasi

Alhamdulillah pasien berangsur berkurang pusing dan sakit kepala yang dirasakan waktu awal datang ke IGD Puskesmas Legung.

“Sudah disarankan hari sabtu hari ini atau senin bisa control rawat jalan”, Imbuhnya.

Lebihlanjut, Kapolsek Batang-Batang Iptu Ratman Desianto mengaku, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan Iskandar. Saat ini masih dalam tahap lidik. Hingga Kamis (1/6), baru pelapor dan saksi yang dimintai keterangan.

”Kami baru bisa minta keterangan korban dan saksi hari ini (kemarin). Sebab, kemarin (Rabu) korban belum siap,” tuturnya.

Ratman menyatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi. Sampai saat ini, pihaknya belum memariksa terlapor Nihawi.

”Terkait penganiayaan bagaimana, kami masih periksa saksi-saksi di lokasi kejadian,” tandasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak pewarta belum bisa konfirmasi lebih lanjut terkait kronologi pemukulan kepada Iskandar yang dilakukan Nihawi.

Loading

Berita Terkait

Perkuat Silaturahim, PSHT Leting 2023 Sumenep Gelar Halal Bihalal
CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final
Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep
Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas
Anggaran Rp4,8 Miliar Raib, Kasus Mangkrak Korupsi PATM dinilai Ajaib
Sumenep Kembali Tandatangani Proyek Percontohan kementerian Pertanian, Begini kata Bupati
Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan
Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:25 WIB

Perkuat Silaturahim, PSHT Leting 2023 Sumenep Gelar Halal Bihalal

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:39 WIB

CV Jawara Gelar Lomba Daul se-Madura, Berikut 6 Grup Lolos Final

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:41 WIB

Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:21 WIB

Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas

Jumat, 17 Mei 2024 - 07:55 WIB

Anggaran Rp4,8 Miliar Raib, Kasus Mangkrak Korupsi PATM dinilai Ajaib

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:18 WIB

Sumenep Kembali Tandatangani Proyek Percontohan kementerian Pertanian, Begini kata Bupati

Kamis, 16 Mei 2024 - 00:55 WIB

Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:32 WIB

Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

Berita Terbaru