Parkir Puskesmas Legung kembali Dikeluhkan Warga, Begini Respon Kepala Puskesmas

Senin, 16 Desember 2024 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pembina Aktivis aliansi Pemuda reformasi melawan (ALARM) Sekaligus sekjen Majlis selendang Hitam kembali sampaikan Masukan perbaikan Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Legung, kecamatan Batang-batang Sumenep, Madura Jawa Timur.

Pasalnya, sejak beberapa Bulan terakhir di Tahun 2024, area parkir kendaraan Roda dua dan Roda empat di puskesmas Legung mengalami kendala yang sangat serius dengan Banyaknya pengunjung dan atau Pasien rawat Inap.

Sudah sepantasnya Puskesmas Legung ini memiliki lahan parkir yang memadai, karena memang halaman depan sudah tidak bisa menampung banyaknya kendaraan yang datang dan pergi, “Kata Emha Bayjuri, pemerhati Kebijkan publik Wilayah Timur daya kepada media nusainsider.com, Senin 16 Desember 2024.

Sehingga, dengan area Parkir yang sempit tersebut jelas sangat mengganggu proses Evakuasi pasien yang datang dan pergi dalam kondisi Emergency, Lebih lebih di lokasi dimana Ambulance menaikkan dan menurunkan pasien.

Baca Juga :  Festival Musik Tong-tong Akan Sukses Menuju Nusantara Melalui Kunci Ini

Sebelah baratnya sangat sesak dengan banyaknya Kendaraan bermotor (Ranmor) roda dua yang diparkir menutupi Akses pintu gerbang.

Pihaknya meminta pihak Puskesmas melalui forum mini lokakarya agar secepatnya segera mengajukan permohonan pengadaan sewa lahan parkir diarea sekitar lokasi Puskesmas, kita akan bantu negosiasi pemilik tanah, “Imbuhnya.

Ditambahkan, pihaknya menghimbau agar Puskesmas Legung segera buat regulasi bagaimana penataan lahan parkir tersebut bisa dibuat kerjasama dengan pihak ketiga, baik dari segin mekanisme dan tatacaranya agar supaya dimusyawarahkan.

Yang penting area parkir depan halaman Puskesmas itu bisa steril, sehingga lalu lintas masyarakat atau pengunjung dapat berjalan dengan lancar, “Tambahnya.

Sementara itu, Kepala puskesmas Legung, Adi mulyono membenarkan adanya Masalah lahan parkir Puskesmas Legung saat membludaknya Pasien serta jumlah pengunjung setempat.

” Iya Benar mas, kami memang kekurangan Lahan parkir saat pasien rawat Inap membludak, ditambah memang kurangnya kesadaran Masyarakat untuk memarkir kendaraannya dengan Rapi “, Kata Adi Mulyono, Kepala Puskesmas Legung saat dikonfirmasi Via Telpon Whatsappnya, Senin (16/12).

Pihaknya mengaku sudah melakukan Berbagai upaya dengan negosiasi pembebasan lahan di belakang Puskesmas yang sebelumnya ditaksir Harga lahan per-meter sebesar 250 hingga 300rb kepada pemilik lahan.

Baca Juga :  Ngopeni Sumenep, Inilah Daftar Juara Festival Musik Tongtong Se-Madura 2024

Bahkan juga melakukan Negosiasi dengan Pemerintah desa Dapenda agar Lahan pecaton Sebelah timur Puskesmas dikelola Badan usaha Milik Desa (Bumdes), Namun hingga saat ini masih belum ada Respon, “Pungkasnya.

Adi sapaan akrabnya Berterimakasih atas masukan serta Solusi tokoh Pemuda demi keberlangsungan Puskesmas Legung kedepan, baik dari segi pelayanan maupun Pembangunan Puskesmas.

Kami akan berupaya Komunikasi ke Dinas terkait agar pembebasan Lahan untuk Tahun 2025 mendatang bisa terlaksana, tentu juga berdasarkan Petunjuk Bapak Bupati Sumenep pada saat kunjungan ke Puskesmas Legung Bulan Lalu, “Jelasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru