Layanan Duduk Manis BKPSDM Sumenep Mendapat Penghargaan Pada Malam Anugerah Inovasi Daerah 2024

Sabtu, 14 September 2024 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si Plt Kepala BKPSDM Sumenep (Kanan) saat menerima Penghargaan Peringkat Pertama Inovasi Daerah 2024 (Inovasi Layanan Duduk Manis) dari Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo SH.,MH (Kiri).

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si Plt Kepala BKPSDM Sumenep (Kanan) saat menerima Penghargaan Peringkat Pertama Inovasi Daerah 2024 (Inovasi Layanan Duduk Manis) dari Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo SH.,MH (Kiri).

SUMENEP, nusainsider.com Inovasi Layanan Pensiun Duduk Manis (Laris Manis) hantarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep meraih juara I dalam Anugerah Inovasi Daerah 2024 kategori tingkat OPD.

Kepemimpinan Dr Ir Arif Firmanto sebagai Kepala Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) yang saat ini juga menjabat sebagai Plt BKPSDM Sumenep selalu menciptakan Inovasi-inovasi Brilian dalam upaya peningkatan pelayanan diberbagai sektor.

Hal tersebut dibuktikan sejak menjabatnya Arif Firmanto yang sebelumnya sebagai Kepala DKPP Sumenep berhasil meraih Puluhan Penghargaan di tingkat Lokal maupun Nasional. Dan saat ini dalam jangka waktu 7 (Tujuh) Bulan menjalankan kepemimpinannya di Bappeda dan BKPSDM Sumenep kembali memunculkan Inovasi terbarukan hingga membawanya kembali meraih segudang prestasi.

BKPSDM yang dipimpin Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si ini mendapat nilai tertinggi 633,5 mengalahkan Dinkes P2KB Sumenep dengan inovasi ‘Aplikasi Siap Lahir’ yang hanya meraup nilai 632,0 serta Bappeda dengan inovasinya Simpel (Sistem Informasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan, Pembangunan Daerah) dengan nilai 629,5.

Hasil itu didapat setelah tim dewan juri Anugerah Inovasi Daerah 2024 melakukan penilaian secara konprehensif dan independen pada Jumat, 13/09/2024 Malam, “kata Dr Ir Arif Firmanto kepada Media nusainsider.com

Baca Juga :  Anugerah Inovasi 2024, Bappeda Sumenep Raih Penghargaan Peringkat Ketiga Penerapan Inovasi Daerah

BKPSDM Sumenep meraih nilai tertinggi berkaitan dengan inovasinya dalam memberikan layanan dan penghargaan terbaik kepada calon penerima pensiun, sebagai pahlawan birokrasi dengan meluncurkan program Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis).

Inovasi Layak Manis bagian dari transformasi layanan cepat di era digital. Melalui inovasi ini, proses pelaksanaan layanan pensiun dengan cepat, mudah, dan diterima sebelum masa pensiun, “Imbuhnya.

Sebelum adanya Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis) Surat Keputusan (SK) pensiun terlambat diterima pada bulan yang bersangkutan pensiun, belum menerima pangkat pengabdian, belum menerima tunjangan hari tua, dan juga belum bisa menerima gaji pertama pensiun.

Baca Juga :  Menegangkan! Kopri PMII Se-kabupaten Sumenep Keluarkan Petisi Pemberhentian Ketua PMII

Namun, setelah adanya inovasi Layak Manis, surat keputusan pensiun sudah dapat diterima untuk pengurusan SK pangkat pengabdian, menerima pangkat pengabdian, menerima tunjangan hari tua, gaji pertama pensiun sudah dapat diterima pada awal bulan ASN pensiun, “Jelasnya.

Arif sapaan Akrabnya menambahkan bahwa, secara teknis sudah tersedia fitur notifikasi melalui Smart Id Card (SIC), dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum masuk bulan pensiun, penjemputan SKPP ke BPKSDM oleh petugas PT Taspen, mengurangi hampir 90% tatap muka dengan petugas atau operator bahkan tidak ada, kecuali ada kendala, paperless, dan layanan antar SK pensiun express kepada ASN bersangkutan, “Tambahnya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB