SULSEL, nusainsider.com — Legend Kiwal Garuda Hitam memperingati Milad ke-7 dengan penuh semangat persaudaraan dan komitmen sosial melalui rangkaian kegiatan selama dua hari, Sabtu–Minggu, 10–11 Januari 2026. Perayaan tersebut digelar di Panrang Luhu, kawasan wisata Bira, Kabupaten Bulukumba.
Mengusung tema “Tujuh Tahun Menggelora, Satu Rasa dalam Persaudaraan”, Milad ke-7 ini menjadi refleksi perjalanan organisasi yang terus tumbuh, solid, dan berperan aktif di tengah masyarakat.

DPD Legend Kiwal Garuda Hitam bertindak sebagai tuan rumah dengan menyambut kehadiran pengurus dan anggota dari berbagai wilayah.
Sejak hari pertama, suasana kekeluargaan dan solidaritas terasa kental. Momentum Milad tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang konsolidasi nilai-nilai persatuan dan penguatan jati diri organisasi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan agenda edukatif dan reflektif. Salah satunya adalah penyuluhan hukum, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman anggota terhadap pentingnya hukum dalam kehidupan bermasyarakat maupun berorganisasi.
Selain itu, digelar sharing session yang membahas arah, tujuan, serta peran strategis Legend Kiwal Garuda Hitam ke depan. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat visi bersama dan mempertegas kontribusi organisasi di tengah dinamika sosial.
Isu sosial juga menjadi perhatian serius dalam peringatan Milad ke-7 ini. Melalui sesi diskusi khusus, peserta diajak memahami bahaya laten narkotika yang terus mengancam generasi bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh pengurus dan anggota mengikrarkan komitmen bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, kepedulian, dan aksi nyata di lingkungan masing-masing.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Milad ke-7 Legend Kiwal Garuda Hitam turut dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan olahraga yang bertujuan mempererat kebersamaan.
Di antaranya penampilan enam atlet juara IBCA MMA tingkat Sulawesi Selatan dan nasional, lomba karaoke, serta lomba domino yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat tekad seluruh anggota dalam menjaga persaudaraan, meningkatkan kapasitas diri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.
Semangat “Tujuh Tahun Menggelora” menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama organisasi dalam menatap masa depan.
![]()
Penulis : Wafa

















