Akhir Tahun 2024, Penderita HIV/Aids di Sumenep Kian Meningkat, Ini Penyebabnya

Minggu, 1 Desember 2024 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Kesehatan Pemberdayaan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep mencatat per Oktober 2024, 73 warga terinfeksi penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Data yang tercatat di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep dari Januari hingga Oktober ada 73 orang dinyatakan positif menderita HIV.

Penderita didominasi laki-laki. Sebagian besar penderita bekerja di luar Kabupaten Sumenep.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri mengaku telah rutin melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Ciptakan Generasi Sehat, Dinkes P2KB Sumenep akan Menggelar BIAS di Tiap Sekolah. Simak Manfaatnya

Pihaknya bekerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan (Faskes) untuk mengendalikan penyebaran penyakit HIV.

“Karena itu, kami meminta puskesmas segera melapor jika menangani pasien HIV ber-KTP Sumenep, akan tetapi didiagnosis di luar daerah,” ujarnya, Minggu (1/12/2024)

Dinkes P2KB Sumenep, tambah Syamsuri, juga bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah dan swasta serta 30 puskesmas di Kota Keris untuk penanganan penyakit HIV.

Pihaknya menyediakan pengobatan gratis bagi pasien yang terkonfirmasi positif HIV.

Bahkan pihaknya mengadakan pemeriksaan dini kepada calon pengantin dan ibu hamil sebagai deteksi awal kasus HIV.

“Jika ada indikasi positif, akan dilanjutkan dengan penyelidikan epidemiologi untuk mengidentifikasi sumber penularan dan pemeriksaan lanjutan pada pasien, dan kami memastikan akan melakukan upaya pencegahan dan penanganan penyakit HIV,” terangnya.

Syamsuri sapaan akrabnya menambahkan bahwa 73 warga yang terinfeksi HIV AIDS tersebut dengan rincian laki-laki 44 orang dan perempuan 29 orang.

“Penderita HIV AIDS di Sumenep ini didominasi usia 27 hingga 45 tahun”, Tambahnya

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru