Tak Ada Lagi Disparitas Kepulauan, 110 Event Sumenep 2026 Digelar Hingga Wilayah Kepulauan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menyiapkan sebanyak 110 agenda kegiatan dalam Sumenep Calendar of Event 2026 yang akan digelar sepanjang tahun.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

“Sumenep Calendar of Event 2026 akan segera diselenggarakan dengan total 110 kegiatan yang tersebar sepanjang tahun,” kata Faruk di sela-sela sambutannya, Senin (9/3/2026).

Beberapa agenda besar yang akan digelar di antaranya Festival Cipta Lagu dan Aransemen Musik Tong-Tong 2026 pada bulan April, Festival Balap Perahu Layar (Sapeken) pada Agustus, serta Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026 pada Oktober.

Festival Musik Tong-Tong tersebut bahkan masuk dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara dan akan menjadi agenda berskala nasional yang melibatkan empat kabupaten di Pulau Madura.

Baca Juga :  Kreasi Achmad Fauzi Bersama Anak Yatim, Pertanda Event Sumenep 2025 di Mulai Dengan Senyum Bahagia

Faruk sapaan akrabnya menjelaskan, pada tahun ini pemerintah daerah juga memberi perhatian khusus terhadap wilayah kepulauan agar tidak ada lagi kesenjangan dalam penyelenggaraan event.

“Jika sebelumnya muncul istilah disparitas kepulauan, maka tahun ini Bapak Bupati telah meletakkan sejumlah event di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Sejumlah agenda yang akan digelar di wilayah kepulauan di antaranya Lomba Perahu Layar Sapeken, Oxygen Giliyang Explore 2026, Kerapan Sapi di Sapudi, Kerapan Sapi Betina di Gili Raja, Festival Layar Capel Kangayan, Festival Kucing Busok Raas, hingga Kerapan Kerbau Kangean.

Menurut Faruk, kebijakan tersebut merupakan respons Bupati Sumenep terhadap aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah agar kegiatan pariwisata tidak hanya terpusat di daratan.

“Bapak Bupati menerima banyak keluhan dari masyarakat, sehingga tahun ini event dihadirkan di berbagai kecamatan termasuk wilayah kepulauan. Inilah yang berbeda dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kesuksesan kalender event tidak bisa dicapai tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dan komunitas.

Baca Juga :  Resmi! Ini Pengumuman dan Tahapan Selanjutnya bagi CPNS Sumenep 2024

Ia menjelaskan, konsep penyelenggaraan event di Sumenep memang berbeda dengan daerah lain karena pemerintah tidak menjadi pelaksana langsung kegiatan tersebut.

“Dinas pariwisata tidak pernah menjadi penyelenggara event, kecuali pada lomba logo event. Seluruh kegiatan justru diselenggarakan oleh berbagai komunitas,” jelasnya.

Menurut cak Fauzi, komunitas dipilih sebagai penyelenggara karena mereka dianggap lebih memahami konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan karakter budaya masyarakat dan local wisdom.

“Kenapa kalender event diserahkan kepada komunitas? Karena komunitas adalah ahlinya. Pemerintah daerah hanya memilih dan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggara event,” katanya.

Pihaknya juga mengajak seluruh pihak, termasuk sponsor, untuk terus mendukung agenda kalender event dalam menunjang kunjungan pariwisata di kabupaten Sumenep tersebut karena sebagian besar pendanaan kegiatan berasal dari dukungan sponsor.

“Kalender event ini justru lebih banyak didukung oleh sponsor dibandingkan anggaran dari pendapat belanja daerah (red. APBD),” ungkapnya.

Cak Fauzi orang nomor wahid di kabupaten Sumenep itu juga menambahkan, salah satu tugas penting bagi kepala dinas yang baru adalah memastikan seluruh 110 agenda event tersebut agar dapat berjalan sukses dan lancar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama empat tahun terakhir telah bersama-sama menyukseskan kalender event ini,” ujarnya.

Pada periode pertama kepemimpinannya, lanjut cak Fauzi, Kabupaten Sumenep juga berhasil mempertahankan berbagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

“Terima kasih atas kolaborasi dan kepedulian seluruh sponsor serta berbagai pihak yang telah terlibat dalam kalender event selama ini hingga yang akan datang,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen
Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna
Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya
Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat
Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026 - 04:52 WIB

Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:30 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Berita

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB