Lonjakan Campak di Sumenep Meningkat, Gubernur Khofifah Tinjau Langsung ke RSUD Moh Anwar

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke RSUD Moh Anwar Sumenep

Foto. Kunjungan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke RSUD Moh Anwar Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan penanganan kasus campak di Kabupaten Sumenep harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Pesan itu ia sampaikan saat meninjau pasien campak di RSUD dr. H. Mohammad Anwar, Sabtu (23/8/2025).

“Iya, kawan-kawan, semua harus bergerak bersama. Ada keterlibatan dari Kemenkes, Pemprov, hingga UNICEF dan WHO. Sementara di tingkat daerah, bupati, wakil bupati, dinas terkait, TNI, Polri hingga Babinsa dan Babinkamtibmas juga harus ikut bergerak,” jelasnya.

Menurut Khofifah sapaan akrabnya, percepatan penanganan wajib segera dilakukan. Salah satunya melalui vaksinasi campak rubella massal yang akan digelar pada 25 Agustus 2025 di berbagai fasilitas kesehatan di Sumenep.

Bappeda Sumenep

“Kita harus memberikan percepatan penanganan. Maka tanggal 25 nanti akan dilakukan vaksinasi masif di lini paling bawah. Mohon semua elemen bersatu padu menyampaikan pesan ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Khofifah juga menyoroti pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan. Dari 17 kasus kematian akibat campak, 16 pasien tidak pernah diimunisasi, sementara satu anak lainnya mendapat imunisasi yang tidak lengkap.

“Oleh karena itu, mohon semua pihak, tokoh masyarakat hingga ulama, menjadikan ini pembelajaran. Kita ingin generasi ke depan sehat lahir batin,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas yang memiliki layanan rawat inap. Khofifah meminta agar sosialisasi imunisasi dilakukan dengan cara yang persuasif.

“Rumah sakit di Sumenep, baik RSUD dr. H. Mohammad Anwar, RSUD Sumekar, maupun RSI, semuanya harus siap mendukung. Puskesmas juga memiliki rawat inap. Jika ada orang tua yang menolak imunisasi, maka edukasi harus disampaikan dengan pendekatan yang diterima masyarakat,” tuturnya.

Mengakhiri kunjungannya, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal vaksinasi massal.

“Mari kita sampaikan pesan ini dengan cara yang menenangkan. Tugas kita bersama memberi layanan tercepat agar kasus campak bisa tertangani dengan baik di Sumenep,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, dokter spesialis anak RSUD dr. H. Mohammad Anwar, dr. Anita, menyampaikan kondisi terkini pasien campak. Saat ini terdapat delapan pasien anak yang dirawat, dengan kondisi stabil.

“Dua pasien bahkan sudah direncanakan pulang hari ini karena kondisinya membaik. Kami berterima kasih atas kunjungan Ibu Gubernur, semoga jadi semangat bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat untuk terus melawan campak,” ujarnya.

Loading

Baca Juga :  Ketahanan Pangan dan Fiskal Daerah Jadi Prioritas Pembangunan Bappeda Sumenep

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru