SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi membuka Pameran Pembangunan bertajuk Madura Night Vaganza 2025, Kamis (28/08/2025) malam.
Agenda ini menjadi sarana menyampaikan capaian program pembangunan perangkat daerah serta instansi terkait kepada masyarakat luas.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa visualisasi pameran memang belum sepenuhnya menggambarkan keseluruhan capaian pembangunan.
Namun, kegiatan ini sudah cukup menunjukkan hasil nyata yang telah diwujudkan perangkat daerah, BUMN, BUMD, hingga lembaga lain.
“Melalui Madura Night Vaganza 2025, masyarakat bisa mengetahui, memahami, sekaligus mendukung program maupun inovasi yang dilakukan setiap perangkat daerah. Tujuannya jelas, demi mendorong pembangunan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Achmad Fauzi kepada Media Center.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat semangat kerja pemerintah daerah bersama masyarakat.
“Madura Night Vaganza menjadi spirit untuk merekatkan kebersamaan, serta dorongan bagi kita semua agar Sumenep semakin maju di masa depan,” tegasnya.
Sebagai rangkaian Madura Culture Festival 2025, pameran ini tak hanya menampilkan capaian pembangunan.
Ia juga menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memamerkan hasil produksi serta kerajinan khas masyarakat Sumenep.
“Kami memberikan peluang kepada para pelaku UMKM agar terus mengembangkan produk. Melalui stand kecamatan, potensi desa bisa diperkenalkan lebih luas sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat,” tambah Bupati.
Madura Night Vaganza 2025 berlangsung mulai Kamis (28/08) malam hingga Rabu (03/09/2025). Selama sepekan penuh, masyarakat akan disuguhkan berbagai rangkaian acara, di antaranya Madura Culture Festival #3, Festival Tembakau Madura, Festival Kopi, Parade Musik Tong-tong, Pentas Seni dan Budaya, Fun Run, Parade Batik, serta berbagai kegiatan lainnya.
“Harapan kami, Madura Night Vaganza tidak sekadar menjadi pesta hiburan, tetapi menjadi wadah kolaborasi dan semangat bersama untuk membangun Sumenep yang lebih baik,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
![]()
Penulis : Wafa

















