MBG di Bulan Ramadan Disorot, DPRD Sumenep Tekankan Standar dan Gizi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi

Foto. Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi

SUMENEP, nusainsider.com — Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, meminta pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian khusus selama bulan suci Ramadan.

Ia menekankan bahwa kualitas makanan yang diterima siswa harus tetap terjaga meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikannya pada Sabtu (28/2/2026).

Politisi Partai Demokrat itu menilai nominal anggaran sebesar Rp8.000 untuk porsi kecil dan Rp10.000 untuk porsi besar masih memungkinkan untuk diolah menjadi menu yang sehat dan layak konsumsi, asalkan dikelola dengan kreativitas yang baik.

“Jangan sampai alasan anggaran dijadikan pembenaran menurunkan kualitas. Di bulan Ramadan ini, justru harus lebih baik. Kalau perlu ada tambahan pribadi, niatkan saja sebagai sedekah,” ujarnya.

Indra menjelaskan, jika hanya terdapat satu atau dua menu yang kurang baik dalam satu dapur, hal tersebut masih dapat dikategorikan sebagai kesalahan teknis yang tidak disengaja.

Baca Juga :  Jurnalisme Beradab JSI: Kawal Donasi hingga Musala Kembali Berdiri

Namun, apabila kualitas buruk terjadi secara berulang dan merata, maka perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur yang bersangkutan.

Ia juga mengungkapkan telah menerima banyak laporan dari sekolah penerima program MBG yang mengeluhkan mutu makanan. Selain itu, terdapat surat dari lembaga pemantau kebijakan publik yang meminta DPRD melakukan penilaian ulang terhadap sejumlah dapur yang dinilai bermasalah.

Baca Juga :  Sumenep Menuju Kemajuan: Nia Kurnia Fauzi Pimpin TP PKK dengan Visi Jelas

Tidak hanya soal rasa dan tampilan, Indra turut menyoroti aspek standar operasional dapur. Menurutnya, masih ada dapur MBG yang belum mengantongi sertifikasi seperti HACCP, ISO, maupun Halal.

Pengelolaan limbah juga menjadi perhatian, karena beberapa dapur belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berbasis biomedia yang ramah lingkungan.

Sebagai langkah konkret, Indra memastikan pihaknya akan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah dapur MBG di wilayah Sumenep. Kunjungan tersebut juga akan disertai pengambilan sampel makanan guna menilai kualitas sajian secara objektif.

“Hasil turun lapangan nanti akan kami rangkum sebagai bahan rekomendasi resmi kepada BGN. Tujuannya agar MBG benar-benar menjadi program yang menyehatkan anak-anak dan mendukung peningkatan kualitas generasi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terbaru