Mulai 2025, Warga Sumenep Bisa Periksa Kesehatan Gratis Lewat Puskesmas

Senin, 3 November 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ellya Fardasah,.M., Kes (Kepala Dinkes P2KB Sumenep)

Foto. Dr Ellya Fardasah,.M., Kes (Kepala Dinkes P2KB Sumenep)

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mulai memberlakukan program prioritas pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh Puskesmas daratan maupun kepulauan.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Elya Fardasah, menyampaikan bahwa peningkatan layanan kesehatan masyarakat terus menjadi fokus utama. Pada 2025, pihaknya resmi menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas.

“Saat ini pelayanan di Puskesmas memiliki program prioritas baru, yakni pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Elya, Selasa (11/3/2025).

Menurutnya, kehadiran program tersebut sangat penting untuk membantu masyarakat melakukan deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan sebelum berkembang menjadi lebih serius.

“Silakan masyarakat mendatangi Puskesmas terdekat untuk memanfaatkan layanan ini,” tuturnya.

Elya menambahkan, masyarakat cukup melakukan pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Jika ada kendala saat mendaftar, masyarakat bisa langsung datang ke petugas Puskesmas terdekat,” tambahnya.

Ia memastikan seluruh petugas Puskesmas siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk bagi warga yang tidak memiliki ponsel atau mengalami hambatan teknis saat mengakses Satu Sehat.

“Kami pastikan petugas siap membantu masyarakat yang terkendala. Sebab, untuk menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat harus terdaftar di Satu Sehat,” tegasnya.

Elya sapaan akrabnya menekankan bahwa program ini sangat penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga dapat mencegah kondisi yang lebih parah atau komplikasi.

“Kami sudah mengimbau setiap Puskesmas agar terus menyosialisasikan program ini. Sebab, fasilitas prioritas ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Sumenep,” ungkapnya.

Loading

Baca Juga :  Harmoni Bumi Sumekar ; Silaturahmi dan Buka Bersama Bupati dengan Insan Media Berlangsung Sukses

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru