Ning Lia: Politik Sejati Adalah Kebaikan yang Dirasakan Semua Golongan

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i,.M.E.I

Foto. Kegiatan Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i,.M.E.I

TUBAN, nusainsider.com Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di kawasan Pantai Kelapa, Kabupaten Tuban, Sabtu (13/12).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Tuban.

Bappeda Sumenep

Dalam pemaparannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, melainkan harus dihidupkan melalui praktik kebaikan sehari-hari yang memberi manfaat lintas golongan, agama, dan latar belakang sosial.

“Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata. Kebaikan itu bersifat universal dan bisa dirasakan siapa pun,” ujar Ning Lia.

Ia mencontohkan penerapan nilai kebangsaan dari hal-hal sederhana, seperti mendukung potensi daerah melalui konten positif di media digital. Menurutnya, langkah kecil tersebut memiliki dampak ekonomi dan sosial yang luas.

“Ketika kita memberi ulasan positif atau bintang lima untuk destinasi seperti Pantai Kelapa Tuban, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga para pekerja di dalamnya yang latar belakang agamanya beragam. Di situlah nilai Bhinneka Tunggal Ika bekerja,” jelas Wakil Ketua Fatayat NU Jawa Timur tersebut.

Lebih lanjut, Ning Lia juga memaparkan peran strategis DPD RI dalam sistem demokrasi Indonesia.

Baca Juga :  Salut! Gubernur Khofifah Puji Warung Madura yang Buka 50 Jam Nonstop

Ia menekankan bahwa DPD RI memiliki cakupan kerja berbasis provinsi, sehingga berperan penting dalam memperjuangkan aspirasi daerah secara menyeluruh, mulai dari wilayah pesisir hingga pedalaman.

Perempuan yang dinobatkan sebagai Wakil Rakyat Terpopuler dan Paling Disukai versi ARCI 2025 itu menegaskan bahwa politik sejati harus bersifat holistik dan inklusif, tanpa memandang siapa yang memilih atau tidak memilih.

“Politik sejati adalah tentang menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Di mana pun berada, orientasinya adalah kebaikan dan kemaslahatan,” tutur perempuan yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga mendorong kaum perempuan, khususnya kader Fatayat NU, untuk tampil sebagai pemimpin yang cerdas, inovatif, kreatif, dan adaptif.

Baca Juga :  Besok Pagi! Wanita Hebat GWC Hadirkan Senam Cantik dan Ragam Acara Inspiratif di Taman Bunga Sumenep

Ia menekankan pentingnya kemampuan membaca realitas zaman, termasuk memanfaatkan media digital untuk memperkuat narasi kebangsaan dan persatuan.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Tuban, Wahyuni Hidayati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ning Lia.

Menurutnya, materi yang disampaikan mampu membumikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan secara kontekstual dan mudah dipahami oleh kader perempuan dan generasi muda.

“Kami bangga Ning Lia hadir di tengah-tengah kami. Sosialisasi ini tidak hanya berbicara konsep negara, tetapi juga menyentuh peran perempuan dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kebangsaan,” ujarnya.

Wahyuni juga berharap Ning Lia dapat terus membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Tuban, mengingat daerah tersebut menjadi salah satu wilayah dengan perolehan suara tertinggi bagi Ning Lia pada kontestasi Pileg 2024 lalu.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru