Nyentrik dan Berani, Haji Her Buktikan Jati Diri Madura di Gedung KPK

Sabtu, 11 April 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. H Hairul Umam, CEO PT Bawang Mas Group - Pamekasan

Foto. H Hairul Umam, CEO PT Bawang Mas Group - Pamekasan

MADURA, nusainsider.com Sosok pengusaha asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H. Hairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, tengah menjadi perbincangan hangat publik.

Aksinya yang dinilai nyentrik saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menarik perhatian masyarakat, khususnya warga Madura.

Pengusaha yang dijuluki “Crazy Rich Madura” itu tampil dengan gaya khasnya bersarung, mengenakan songkok atau peci coklat, serta balutan baju putih bergambar singa di bagian dada.

Penampilan tersebut dinilai mencerminkan keberanian, kesederhanaan, serta karakter apa adanya yang melekat kuat pada dirinya.

Salah satu tokoh publik Madura, Zaironi Yusuf, mengaku bangga atas sikap Haji Her yang tetap menunjukkan jati diri di hadapan publik dan penyidik KPK.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Disambut Nyanyian Srikandi Dinkes P2KB, Inovasi Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa karakter masyarakat Madura tidak pernah luntur dalam situasi apa pun.

Usai menjalani pemeriksaan pada Kamis (9/4/2026), Haji Her tampak santai saat keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.40 WIB. Tanpa menunjukkan ketegangan, ia langsung meladeni pertanyaan wartawan dengan gaya ceplas-ceplos khas Madura.

“Orang Madura itu apa adanya, mas. Enggak ada yang berbelit-belit,” ujarnya sambil tersenyum.

Bos PT Bawang Mas Group tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan dengan para tersangka dalam kasus dugaan manipulasi pita cukai, termasuk sosok Jiatmiko yang disebut sebagai aktor utama.

Ia mengaku telah menjawab seluruh pertanyaan penyidik secara jujur dan tanpa beban.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Dalam suasana pemeriksaan yang cenderung formal, sempat terjadi momen santai ketika penyidik menanyakan tempatnya menginap selama di Jakarta. Saat menyebut menginap di Grand Hyatt Jakarta, penyidik sempat bercanda mengenai tarif hotel yang tinggi.

Menanggapi hal itu, Haji Her dengan santai menjawab, “Iya, saya kan banyak uang,” yang langsung mencairkan suasana.

Ia juga mengklarifikasi isu ketidakhadirannya pada panggilan sebelumnya. Menurutnya, terjadi kesalahpahaman di internal kantor, di mana surat dari KPK sempat dianggap sebagai proposal bantuan oleh staf administrasi.

“Suratnya sampai tanggal 1 sore, posisi saya di luar kota. Kami baru baca tanggal 4, padahal undangannya tanggal 1. Jadi bukan sengaja tidak datang,” jelasnya.

Kasus yang menyeret namanya bermula dari temuan KPK terkait dugaan manipulasi pita cukai rokok yang berpotensi merugikan negara sejak akhir 2025.

Baca Juga :  Program RTLH Sumenep Libatkan Masyarakat, Bupati Fauzi Dorong Warga Aktif Melapor

Modus yang digunakan diduga melibatkan kerja sama antara oknum pengusaha dan pejabat Bea Cukai untuk memperoleh tarif cukai lebih rendah dari yang seharusnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menahan mantan Direktur Penindakan DJBC, Rizal, bersama sejumlah pejabat lainnya. Haji Her menjadi salah satu pengusaha rokok yang diperiksa guna mendalami kemungkinan aliran dana suap dalam jaringan industri tembakau tersebut.

Meski terseret dalam pusaran kasus, sikap santai dan keterbukaan Haji Her justru menuai perhatian publik, sekaligus memperkuat citranya sebagai pengusaha yang tampil apa adanya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026
Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual
“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas
Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton
MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam
Habis Fun Run, Gas Lagi! Fira Cantika Bakal Temani Warga Sumenep di MCF #4 Malam Ini
Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:31 WIB

MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Berita Terbaru