Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Oplah 2026 Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) kabupaten Sumenep di kecamatan Ambunten

Foto. Kegiatan Oplah 2026 Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) kabupaten Sumenep di kecamatan Ambunten

SUMENEP, nusainsider.com Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Salah satunya dengan mendorong percepatan penanaman padi di berbagai wilayah pertanian di Kota Keris.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan percepatan tanam dilakukan di sejumlah titik yang memiliki potensi peningkatan intensitas tanam.

Menurutnya, program ini juga terintegrasi dengan optimalisasi lahan (oplah) tahun 2026, sebuah inovasi dari pemerintah pusat untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan sawah yang sebelumnya hanya ditanami satu kali dalam setahun.

“Melalui program ini, kami mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) dari 100 menjadi 200. Artinya, lahan yang sebelumnya hanya satu kali tanam bisa menjadi dua kali tanam dalam setahun,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Inung itu menambahkan, momentum musim hujan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong petani kembali menanam padi. Terutama pada lahan dengan tingkat kesuburan yang baik serta ketersediaan air yang mencukupi.

Baca Juga :  Kadisbudporapar Sumenep Optimis Target PAD 2024 Terlampaui, Ini Strategi Yang di Terapkan

Dengan kondisi tersebut, peluang peningkatan produksi dinilai cukup besar. Ia menegaskan, gerakan tanam yang dilakukan saat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan capaian produktivitas pertanian lebih terarah.

“Dengan percepatan tanam ini, kontribusi sektor pertanian terhadap program swasembada pangan bisa terlihat secara nyata,” ujarnya.

DKPP Sumenep menargetkan realisasi luas tanam padi sepanjang tahun 2026 mencapai 36 ribu hektare. Target tersebut diyakini dapat tercapai seiring dukungan faktor musim, kesiapan lahan, serta semangat petani dalam meningkatkan produksi.

Baca Juga :  Dampak Nyata! Fasilitasi Perikanan Sumenep Mencetak Ratusan Pelaku Usaha Mandiri

Melalui percepatan tanam dan optimalisasi lahan tersebut, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian di Sumenep terus meningkat, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami sangat optimistis target 36 ribu hektare itu dapat tercapai tahun ini,” tandasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual
Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien
Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik
Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran
Program Penguatan Kelompok Nelayan, Sumenep Targetkan Koperasi Mandiri
Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala
Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep
Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:59 WIB

Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:48 WIB

Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Senin, 4 Mei 2026 - 14:41 WIB

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Berita Terbaru