Tari Dhangglung Lumajang dan Jaran Bodhag Probolinggo Siap Meriahkan Madura Culture Festival #3

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penampilan Madura Culture Festival #3 Kabupaten Sumenep

Foto. Penampilan Madura Culture Festival #3 Kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Pagelaran Madura Culture Festival (MCF) #3 yang digelar di GOR A. Yani Sumenep malam ini, Sabtu (30/8/2025), bakal semakin semarak dengan hadirnya beragam kesenian tradisional dari berbagai daerah.

Dua di antaranya adalah Tari Musik Dhangglung asal Kabupaten Lumajang serta Jaran Bodhag Lenggeren dari Kota Probolinggo.

Festival budaya tahunan ini akan diikuti oleh 11 kabupaten dari kawasan Tapal Kuda dan Madura, yang secara khusus menampilkan karya seni terbaik mereka.

Kehadiran kesenian-kesenian tersebut diharapkan mampu menambah geliat seni sekaligus memperkaya khazanah budaya lokal di Sumenep.

Baca Juga :  Di Rakornas FKMSB, Lia Istifhama Tekankan Santri Harus Mandiri Secara Ekonomi

Menurut catatan sejarah, kesenian Dhangglung memiliki akar yang kuat dari tradisi masyarakat Madura, khususnya di daerah Yosowilangun, Lumajang.

Pada era 1950-an, masyarakat sering menyaksikan berbagai pagelaran seni khas Madura seperti Kenong Telok dan Ronnang. Adapun istilah Dhangglung hanya digunakan di Yosowilangun yang erat kaitannya dengan tradisi ngarak sapi.

Secara garis besar, perbedaan ketiganya adalah: Kenong Telok berupa sajian uyon-uyon atau tayub beksan, Ronnang merupakan langen beksan dengan ledek pria, sedangkan Dhangglung lebih dikenal sebagai iringan kerapan sapi yang biasanya digelar bersamaan dengan ritual nazar, nyekar, hingga brokohan di tempat yang dianggap keramat.

Baca Juga :  Belanja Obat Rp18 Miliar, Iklan Rp4,3 Miliar: RSUD Moh Anwar Sumenep Disorot

Tak kalah menarik, seni tari Jaran Bodhag Lenggeren dari Probolinggo juga dipastikan tampil memukau. Kesenian ini merupakan turunan dari Jaran Kencak, yang menggunakan kuda tiruan berbahan rotan dan kayu dengan lubang di tengahnya, lengkap dengan kepala dan ekor tiruan.

Tarian ini biasanya diiringi tabuhan musik khas Jawa Timur, mulai dari kenong telo, sronen, kendang, tambur, saron, hingga gong.

Baca Juga :  DEAR Jatim Gelar Aksi Bisu, Suarakan Perang terhadap Korupsi di Sumenep

Keunikannya membuat Jaran Bodhag Lenggeren ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Oktober 2014 lalu, melalui Surat Keputusan Nomor 153992B/MPK.A/DU/2014.

Dengan rangkaian kesenian yang begitu kaya, MCF #3 malam ini dipastikan menjadi pesta budaya yang sayang untuk dilewatkan.

Masyarakat Sumenep dan sekitarnya diajak hadir langsung menikmati suguhan spektakuler yang akan dimulai pukul 19.30 WIB di GOR A. Yani Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru