SUMENEP, nusainsider.com — Wisata Pantai Badur yang terletak di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali dipadati wisatawan lokal pada momen akhir pekan, Ahad (26/4/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat itu tampak ramai dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari muda-mudi hingga orang tua. Para pengunjung terlihat menikmati kejernihan sumber air yang menjadi daya tarik utama di kawasan tersebut.
Kepadatan juga terlihat di area parkir. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi lokasi parkir yang tersedia. Untuk tarif parkir dan atau jasa penitipan, pengunjung dikenakan biaya Rp10.000 untuk sepeda motor, Rp25.000 untuk mobil, dan Rp35.000 untuk minibus.
Namun demikian, di tengah tingginya minat kunjungan wisatawan, muncul sorotan terkait aspek keselamatan.
Pimpinan Redaksi nusainsider.com, Toifur, menyayangkan minimnya perhatian terhadap keamanan di area sumber air.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah kayu tajam yang berada di sekitar bahkan di dalam sumber air, yang berpotensi membahayakan pengunjung, khususnya anak-anak yang berenang.
“Kayu itu ada di tepi bahkan di dalam air. Kalau ini dibiarkan, sangat berisiko melukai pengunjung. Apalagi anak-anak,” ujarnya.

Toifur juga mempertanyakan tanggung jawab pengelola, apabila terjadi insiden akibat kondisi tersebut, siapa yang akan bertanggungjawab?.
Ia meminta agar pengelola segera melakukan perbaikan dan memastikan keamanan fasilitas wisata.
Menurutnya, aspek keselamatan, keamanan, dan kebersihan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan wisata.
“Jangan sampai niat pengunjung untuk menikmati liburan justru berubah menjadi musibah,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti tarif parkir dan jasa penitipan yang dinilai belum sebanding dengan fasilitas yang diberikan.
Ia mengingatkan agar penarikan retribusi dilakukan sesuai aturan dan tidak mengarah pada praktik pungutan liar (pungli) yang berpotensi melanggar hukum.

Toifur pun mendesak pengelola agar lebih waspada dan segera melakukan pembenahan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Pihak pewarta belum bisa konfirmasi ke pihak pengelola akibat keterbatasan akses, namun jika ada Hak Jawab maupun koreksi dan tanggapan, Redaksi membuka pintu selebar-lebarnya.
![]()
Penulis : Wafa
















