Parah! Dinilai tidak Berkualitas, Aktivis BEM Sumenep Singgung Kepemimpinan Baru DKPP Sumenep

Sabtu, 16 Maret 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abd Halim, Wapresma STKIP PGRI Sumenep (Kanan), Chainur Rasyid M, Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep (Kiri).

Foto. Abd Halim, Wapresma STKIP PGRI Sumenep (Kanan), Chainur Rasyid M, Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep (Kiri).

SUMENEP, nusainsider.com Usai mutasi, rotasi dan promosi jabatan terhadap 5 (lima) pegawai negri sipil (PNS) pejabat tinggi pratama pada Kamis (29/2/2024) lalu. Salahsatunya Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) yang saat ini dipimpin Chainur rasyid selaku mantan Kadiskoperindag sumenep.

Aktivis, wartawan dan akademisi mulai menyoroti kinerja DKPP Sumenep yang dinahkodai chainur rasyid sebagai kepala dinas yang baru menjalankan roda kepemimpinan kurang lebih 14Hari kerja dikantor Barunya.

Pasalnya, diawal kepemimpinannya, chainur rasyid memperlihatkan ketidakmampuannya menahkodai Dinas yang gemuk prestasi sejak dipimpin Arif Firmanto tersebut.

Di kepemimpinan Arif Firmanto, Dinas pertanian sering mendapatkan penghargaan baik lokal maupun nasional karena dinilai mampu menyelesaikan berbagai persoalan petani dan kesigapannya ketika ada masalah di internal maupun eksternal dinas dengan inovasi serta idenya yang tepat sasaran, “kata Abd Halim, Wapresma STKIP kepada media nusainsider.com, Sabtu 16 Maret 2024.

Namun, saat ini, di kepemimpinan kadis yang baru justru menunjukkan ketidakmampuannya mengatasi persoalan pertanian. Terbukti, dengan banyaknya lahan tanaman padi di beberapa lokasi yang terendam banjir hingga menyebabkan Gagal panen. Kadis Pertanian justru tidak berkutik serta tidak mampu memberikan solusi cemerlang mengantisipasi masalah tersebut.

Baca Juga :  Tanaman Padi di Sumenep Terendam Banjir, Kadis DKPP Terkesan Kebingungan

Harusnya Kepala dinas pertanian meninjau langsung ke lokasi terdampak banjir dan menyokong Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dalam rangka meringankan beban para petani sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang Kementerian Pertanian Republik Indonesia nomor 40 tahun 2015 tentang fasilitasi, perlindungan dan pemberdayaan bagi para petani, “Imbuhnya.

Halim sapaan akrabnya, menyinggung kepala DKPP Sumenep masih belum paham Peraturan Menteri Pertanian tentang Fasilitasi Asuransi Pertanian No 40 Tahun 2015.

Padahal Permentan tersebut bertujuan agar dapat memberikan ganti rugi dan keberlangsungan usaha tani agar terjamin, “Jelasnya.

Ditambahkan, aktivis Timur daya itu menyayangkan ketidakmampuan Chainur rasyid menahkodai Dinas pertanian. Ia meminta Bupati sumenep agar mengevaluasi dengan segera kompetensi kadis yang akrab disapa Inong sebelum terlambat.

Baca Juga :  Hujan Deras Hingga sebabkan Banjir di Madura, BEM Sumenep Sebutkan Alasannya

“Pertanian ini masuk ketahanan negara, kalau kadisnya tidak kompeten dan berkualitas, Bagaimana nanti nasib petani kita”, Tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini dinaikkan pihak pewarta masih belum bisa konfirmasi kepala dinas terkait karena Chat pewarta sebelumnya masih belum ada respon. (*)

Loading

Penulis : Ali wafa

Berita Terkait

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya
Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman
Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II
Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:49 WIB

Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terbaru