Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Nur Kauma, Ketua Umum Forum. pemuda Raas (FPR) kabupaten Sumenep

Foto. Nur Kauma, Ketua Umum Forum. pemuda Raas (FPR) kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep yang eksis melakukan pemberdayaan, menyuarakan aspirasi dan pengabdian, pasca dilantik pada tanggal 02 Juni 2024 di Aula DPMD Sumenep menyikapi persoalan pelaksanaan Dana Desa yang setiap tahun selalu bermasalah.

Dalam hal ini, ketua FPR Sumenep, Nur Kauma, menyikapi hal tersebut agar pelaksanaan DD di kecamatan Raas dilaksanakan sesuai dengan perintah undang-undang dan harus memberi mamfaat kepada masyarakat.

“Secara khusus kami atas nama forum pemuda raas (FPR) sumenep meminta kepada pemerintah desa di raas agar tidak main-main dalam merealisasikan dana desa, karena kami lihat banyak sekali penyimpangan dana desa di kabupaten sumenep” tegas Kauma pemuda asal desa Guwa-Guwa kepada media nusainsider.com, Selasa 11 Juni 2024.

Untuk menyikapi hal tersebut, pihaknya akan melaksanakan sekolah Dana Desa agar kader-kader FPR Sumenep mampu melakukan advokasi Dana Desa di setiap daerahnya.

Baca Juga :  Ambruknya Mega Proyek PATM, Warga Pasongsongan Dukung Aktivis Desak Polda Jatim

“Ya kami akan agendakan sekolah dana desa bagi kader FPR, biar mereka bisa mengawal setiap pelaksanaan dana desa di kecamatan raas” ujarnya kepada awak pers.

Menurutnya, kedepan FPR Sumenep akan mengawal secara serius pelaksanaan dana desa di kecamatan raas, oleh karena itu kader-kader FPR harus mempunyai ilmunya terlebih dahulu.

“Pokoknya kita akan kawal dana desa dengan serius, biar memberi mamfaat kepada masyarakat dan programnya tidak asal-asalan. Banyak kami lihat program di desa itu masih berkutat pada infrastruktur, jarang sekali ada pemberdayaan kepada masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi di raas masih stagnan” terang kauma.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB