SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) mulai mematangkan penyusunan rencana pembangunan tahun 2027.
Perencanaan tersebut disusun dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta berbagai aspirasi masyarakat, baik yang berasal dari wilayah daratan maupun kepulauan.
Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa penyusunan program pembangunan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat melalui berbagai mekanisme yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Menurutnya, saluran utama penyampaian aspirasi dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Selain Musrenbang, masyarakat juga dapat menyampaikan usulan pembangunan melalui anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
“Proses pengusulan dimulai dari tingkat paling bawah, yakni desa melalui Musrenbang. Sementara penentuan program dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ujar Arif, Kamis (16/7/2026) kemarin.
Ia menjelaskan, terdapat sebanyak 208 usulan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang direncanakan untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Seluruh usulan tersebut telah disampaikan dalam forum Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Saat ini, BAPPEDA Kabupaten Sumenep tengah melakukan proses verifikasi terhadap seluruh usulan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap program yang diajukan memenuhi aspek kelayakan sekaligus sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Hasil verifikasi akan menjadi bahan penyusunan program pembangunan sebelum ditetapkan sebagai bagian dari RKPD Tahun 2027,” jelasnya.
Arif menambahkan, proses verifikasi juga bertujuan memastikan seluruh usulan yang masuk selaras dengan visi dan misi Bupati Sumenep, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep, termasuk kawasan kepulauan.
“Kami melakukan verifikasi untuk memastikan usulan tersebut selaras dengan visi dan misi Bupati Sumenep,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















