Pemuda “Rudal” Gerakkan Ekonomi Legung Timur Lewat Ketoprak dan UMKM

Kamis, 13 November 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Kesenian Ketoprak Rukun Famili komunitas Pemuda Rudal Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang.

Foto. Kegiatan Kesenian Ketoprak Rukun Famili komunitas Pemuda Rudal Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang.

SUMENEP, nusainsider.com Perekonomian Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kemajuan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor antaram organisasi pemuda dan pemerintah desa yang selama ini aktif menggerakkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis budaya.

Sinergi tersebut kembali terlihat pada gelaran pagelaran seni Ketoprak Rukun Famili yang dimulai malam ini. Acara budaya yang dijadwalkan berlangsung selama dua malam itu menggandeng komunitas pemuda “Rudal” dari Dusun Pesisir Desa Legung Timur sebagai penggerak utama kegiatan.

Tidak hanya menampilkan kesenian tradisional ketoprak, kegiatan tersebut juga menghadirkan stan UMKM lokal yang dikelola pemuda dan pelaku usaha kecil desa.

Baca Juga :  Inspiratif! Kades Sapeken Bagikan 1.000 Mukenah, 500 Sarung, 500 Sak Beras dan Paket Umroh

Kesempatan ini menjadi ruang promosi bagi warga untuk menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari olahan makanan, kerajinan tangan, hingga kuliner khas pesisir.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadrian grup musik tong-tong legendaris. Grup Mega Remmeng ini baru saja kembali aktif dan sempat mencuri perhatian publik setelah tampil memukau dalam ajang Festival Musik Tong-tong se-Madura di Sumenep pada bulan lalu. Kembali tampilnya kelompok musik tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga desa.

Pantauan media di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat. Bahkan sebelum pertunjukan dimulai, area depan panggung sudah dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan pagelaran budaya tersebut.

Baca Juga :  Festival Sepeda Hias 2025 Sumenep Sukses digelar, Berikut Daftar Juaranya

Tepat pukul 21.24 WIB, suasana pecah setelah panitia menyalakan kembang api sebagai tanda resmi dimulainya acara, menambah semarak malam kebudayaan itu.

Amrosi, salah satu pengurus sekaligus panitia pelaksana, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga untuk mendorong percepatan ekonomi desa melalui sektor UMKM dan pelestarian budaya.

“Kami ingin generasi muda tidak sekadar menikmati hiburan, tetapi juga ikut menjaga warisan leluhur. Kehadiran UMKM di acara ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menambah pendapatan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlangsung,” ujar Amrosi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemuda, pemerintah desa, dan pelaku seni menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat mengembangkan ekonomi berbasis budaya. Ia menegaskan bahwa organisasi pemuda “Rudal” berkomitmen terus menjaga kesenian tradisional serta mendorong munculnya berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah desa terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Rudal, karena organisasi ini berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya tak benda di ujung timur Pulau Madura,” tambahnya.

Amrosi juga memastikan bahwa komunitas “Rudal” akan terus memperluas partisipasi pemuda dalam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif agar perekonomian desa semakin kuat dan mandiri.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Sebut Fakta Penyidikan Kasus Narkoba “M” Mengarah ke Pasal 127, Bukan Pasal 114
Haru Pelepasan SD Taquma Surabaya, Ning Lia Beri Pesan Inspiratif untuk Generasi Emas
BPK RI Didesak Audit Anggaran Pakaian Dinas KSOP Kalianget yang Dianggarkan Berulang Sejak 2022 Hingga 2026
Terkuak! Dugaan Setoran Warnai Pelepasan Pengguna Narkoba M di Batuputih
Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir
Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:24 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Sebut Fakta Penyidikan Kasus Narkoba “M” Mengarah ke Pasal 127, Bukan Pasal 114

Senin, 8 Juni 2026 - 20:42 WIB

Haru Pelepasan SD Taquma Surabaya, Ning Lia Beri Pesan Inspiratif untuk Generasi Emas

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WIB

BPK RI Didesak Audit Anggaran Pakaian Dinas KSOP Kalianget yang Dianggarkan Berulang Sejak 2022 Hingga 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 07:45 WIB

Terkuak! Dugaan Setoran Warnai Pelepasan Pengguna Narkoba M di Batuputih

Senin, 8 Juni 2026 - 06:44 WIB

Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis

Berita Terbaru