SUMENEP, nusainsider.com — Wisata Pulau Oksigen Gili Iyang kembali menjadi Atensi serius Aliansi Pemuda Timur Daya (API), Kamis 13 Juli 2023.
Diketahui, pulau Gili Iyang mendapatkan aliran listrik pada tahun 2017. Hingga tahun 2019, tempat tersebut dialiri listrik hanya selama dua belas jam saja dalam sehari dan hingga tahun 2022 desa setempat sudah dialiri listrik selama 24 Jam.

Wisata pulau oksigen dinobatkan sebagai oksigen terbaik kedua di dunia setelah yordania pada tahun 2006 Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Antariksa Nasional (Lapan). Namun hingga saat ini, kesejahteraan masyarakat setempat belum sepenuhnya terjamin, utamanya dalam hal penerangan, “kata syaiful bahri kepada media ini Kamis13Juli2023.
Mantan aktivis PC PMII Sumenep itu juga menyayangkan sikap manajer PLN sumenep dalam menyelesaikan masalah listrik di kepulauan Gili iyang hanya dengan janji-janji.
Padahal, Gili Iyang menjadi wisata oksigen terbaik kedua dunia setelah yordania. Dan harusnya ini menjadi kebanggaan tersendiri guna mengembangkan Gili Iyang dari segala sektor, utamanya penerangan (red. Listrik) sebagai faktor pendukung dari segala sektor, “Imbuhnya.
Syaiful sapaan akrabnya bersama pemuda timur daya mengecam antipati PLN Sumenep yang terkesan bermain-main mengurusi Kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dipulau Giliyang.
Ia menduga ada pemindahan mesin antar kepulauan di sumenep, sebab ketidaknormalan listrik di Gili Iyang terjadi setelah peresmian PLTD di desa sepanjang kepulauan sapeken pada 14 Juni 2023 lalu. Dan persoalan semacam ini juga pernah terjadi sebelumnya dikepulauan lain, misalnya di Pulau Raas, “Kecamnya.
Ditambahkan, pihaknya bersama pemuda se timur daya dan masyarakat Giliyang akan geruduk kantor PLN sumenep jika selalu Alibi atau Lobi-lobi yang disampaikan.
Dirinya berharap, Bupati Sumenep melakukan tindakan tegas guna menyelesaikan persoalan tersebut dengan waktu sesingkat-singkatnya, ” tutupnya geram.
Sementara itu, manajer PLN Sumenep, Regin Herico Ludi Sanu menyampaikan bahwa alatnya akan dikirimkan dalam minggu ini dan insyaallah minggu depan sudah normal kembali.
“Alatnya sudah datang dari surabaya mas, sekarang sudah ada dipelabuhan dungkek. Cuman karena tidak ada kapal yang berangkat sore ini, kemungkinan besok sudah di PLTD Gili Iyang”, katanya saat dihubungi melalui telephone whatsappnya pukul 17.10 Wib.
Sebelumnya disampaikan ketidaknormalan listrik di pulau Gili Iyang karena ada kerusakan mesin induk serta Kami sudah koordinasi dengan tim teknisi untuk maintenance mesin, mudah-mudahan tidak sampai tanggal 12 Juli sudah selesai, “tambahnya.
![]()

















