Pengusiran PKL di Belakang Kampus UINSA, Ketua JSI Turun Tangan Beri Pemahaman ke Petugas

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com — Ketua Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep memberikan edukasi kepada petugas terkait penataan lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di belakang Kampus Universitas Islam Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Ahad (7/12/2025).

Edukasi tersebut dilakukan menyusul adanya tindakan pengusiran terhadap para PKL yang dinilai mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pengusiran itu terjadi tepat saat rombongan JSI Sumenep melaksanakan Program Saku Berkah dan memborong dagangan sejumlah PKL yang berjualan di area tersebut.

Momen itu menjadi pemicu Ketua JSI Sumenep, Igusty Madani, untuk memberikan pemahaman langsung kepada petugas mengenai pentingnya pendekatan persuasif dalam penertiban PKL.

Baca Juga :  Kabar Baik! Ada Pembebasan Pajak untuk Warga Jatim hingga Akhir November, Ini Detailnya

Menurut Igusty, regulasi kawasan memang harus dijalankan, namun implementasinya tidak boleh mengabaikan etika dan nilai kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa petugas wajib menjalankan tugas dengan cara yang halus, sopan, dan mengedepankan rasa hormat kepada warga kecil yang menggantungkan hidup dari berdagang.

“Cara-cara halus dan baik harus tetap dilakukan agar PKL tidak merasa termarginalkan atau diusir. Itu penting bagi petugas untuk memahami teknik komunikasi yang baik dan beretika,” ujarnya kepada media saat memberikan edukasi kepada petugas di Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Igusty menambahkan, keberadaan PKL bukan semata persoalan ketertiban, melainkan juga terkait nasib dan kesejahteraan keluarga mereka.

Baca Juga :  Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Banyak PKL, katanya, berjualan demi membiayai pendidikan anak-anak dan memenuhi kebutuhan hidup yang semakin berat.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki peran penting untuk menyediakan solusi konkret, bukan hanya melakukan penertiban sepihak.

Salah satunya dengan menyediakan lokasi strategis yang layak dan tidak mengganggu lalu lintas, sehingga PKL dapat tetap bekerja tanpa harus berhadapan dengan tindakan represif.

“PKL membutuhkan kepedulian pemerintah. Mereka berjuang mengadu nasib demi masa depan anak-anaknya. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian serius dan menyiapkan tempat yang manusiawi sehingga ekonomi mereka bisa terselamatkan,” tambahnya.

Edukasi JSI Sumenep kepada petugas ini mendapat respons positif di lapangan.

Baca Juga :  Pemerintah dan Akademisi Sepakat: KEK Madura Harus Berbasis Ekonomi Hijau

Harapannya, ke depan penataan PKL di kawasan UINSA dan daerah lainnya bisa dilakukan lebih bijak, berempati, serta tidak menimbulkan kesan diskriminatif terhadap para pedagang kecil.

Sementara itu, Petugas Satpam yang berada di lokasi, Yuda MS meminta maaf kepada Rekan-rekan JSI akibat ulah temannya, Ahmad Hanif selaku bawahannya yang kurang etis menyampaikan kepada PKL terkait larangan dilokasi tersebut.

“Kami mohon maaf apabila perkataan rekan kami kurang baik dan kurang berkenan, kami akan evaluasi nanti dan mengarahkan, “Singkatnya Yuda saat berdiskusi dengan Ketua JSI Sumenep, Ahad 7 Desember 2025.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru