Penunjukan Kontroversial: NasDem Sumenep di Ujung Perpecahan

Sabtu, 7 Juni 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Rencana penunjukan Akis Jasuli sebagai Ketua DPD NasDem Sumenep menuai gelombang penolakan dari mayoritas pengurus DPC se-Kabupaten. Bahkan, ancaman mundur massal mencuat jika DPP tetap memaksakan Akis menduduki posisi tersebut.

Para kader menilai proses penunjukan Akis tidak mencerminkan aspirasi akar rumput. Mereka juga menuding susunan kepengurusan saat ini asal tunjuk tanpa konfirmasi kepada nama-nama yang dicantumkan.

“Akis sangat tidak layak memimpin. Banyak pengurus dimasukkan begitu saja tanpa komunikasi. Ini bukti kekacauan struktural,” tegas Ramdan Yanuaris Salam, mantan pengurus DPD NasDem Sumenep, Sabtu (7/6/2025).

Sikap penolakan ini diperkuat dengan surat resmi dari Moh. Hosen, eks Ketua Garda NasDem Sumenep. Dalam pernyataannya, Hosen menegaskan akan mundur dari partai jika Akis tetap dipaksakan.

“Penunjukan Akis bertentangan dengan semangat perubahan yang dibawa NasDem. Ia tak punya rekam jejak jelas dalam kegiatan partai, apalagi kedekatan dengan pengurus DPC,” ujar Hosen.

Senada, Mutmainnah, salah satu pengurus DPD NasDem, menyebut Akis minim kontribusi dan terkesan hanya bermanuver di tingkat elite.

“Kami curiga penunjukan ini hasil lobi sepihak. Seharusnya keputusan strategis seperti ini melibatkan suara daerah,” kritiknya.

Dari gelombang penolakan tersebut, muncul gerakan bernama Gerakan ABA (Asal Bukan Akis). Mereka mendesak agar penentuan ketua dilakukan secara terbuka dan partisipatif.

“Kami minta DPP dan DPW Jatim tak memaksakan kehendak. Kalau dipaksakan, partai bisa pecah dan kehilangan kepercayaan publik di Sumenep,” ujar salah satu koordinator ABA.

Hingga berita ini dirilis, Akis Jasuli belum memberikan tanggapan. Namun, tekanan dari internal semakin masif, dan para kader berharap DPP bersikap bijak dalam menentukan arah kepemimpinan NasDem Sumenep.

Loading

Baca Juga :  Lima Budaya dan Tradisi Asli Sumenep Resmi Diakui sebagai WBTB Nasional

Penulis : Dre

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru