SUMENEP, nusainsider.com — Kegiatan pemangkasan pohon yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, menuai sorotan.
Pasalnya, aktivitas tersebut berlangsung tanpa adanya petugas yang siaga mengatur arus lalu lintas di lokasi.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28 April 2026) sekitar pukul 10.03 WIB di titik Jalan Jenderal Sudirman, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, tepatnya di depan rumah dinas Bupati setempat.
Berdasarkan pantauan media nusainsider.com di lapangan, tidak terlihat adanya petugas dari kepolisian maupun Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) yang berjaga untuk mengarahkan pengendara.
Sementara itu, ruas jalan tersebut ditutup sementara guna proses pemangkasan pohon dan pemindahan ranting pohon yang berserakan di jalan raya.
Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah pengendara terlanjur masuk ke area penutupan jalan dan akhirnya terjebak kemacetan. Bahkan, antrean kendaraan sempat terjadi selama kurang lebih 10 menit.
“Saya kira jalannya masih bisa dilewati, ternyata ditutup oleh ranting-ranting pohon. Harusnya ada petugas yang berjaga supaya pengendara tidak terlanjur masuk,” ujar salah satu pengendara yang melintas.
Untungnya tidak ada ambulance yang melintas, kalau ada, entah apa yang akan terjadi, “Tambahnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini melalui sambungan telepon WhatsApp belum mendapat respons meski panggilan terdengar aktif.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan kegiatan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama di jalur protokol yang padat aktivitas.
![]()
Penulis : Wafa
















