SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai merealisasikan enam paket proyek peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan.
Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 itu memiliki total nilai mencapai Rp47,53 miliar dan saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan.
Enam paket pekerjaan tersebut meliputi pemeliharaan berkala Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman di Kecamatan Kangayan, rekonstruksi Jalan Pabian–Kangayan, pemeliharaan Jalan Pasar Ganding–Batu Ampar, pemeliharaan Jalan Laok Jang-jang–Kolo-kolo, rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair, serta rekonstruksi Jalan Elak Daya–Mandala.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Salamet Supriyadi, memastikan seluruh proyek berjalan sesuai tahapan. Menurutnya, pengawasan dilakukan secara intensif agar setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, standar mutu, dan target waktu yang telah ditetapkan.
“Semua paket pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan. Kami mengawasi secara berkala agar kualitas pekerjaan tetap sesuai standar teknis sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Supriyadi saat ditemui di kantornya oleh media nusainsider.com, Selasa (30/6/2026).
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemkab Sumenep dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Keberadaan jalan yang lebih baik diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan kepulauan dan pedesaan.
Menurut Supriyadi, kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama. Karena itu, seluruh penyedia jasa konstruksi diminta menjalankan proyek secara profesional dengan mengedepankan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja, dan penyelesaian tepat waktu.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, seluruh proses terus kami awasi agar hasilnya sesuai harapan,” katanya.
Di sisi lain, Dinas PUTR juga meminta masyarakat memahami apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kondisi tersebut dinilai sebagai konsekuensi sementara demi terwujudnya infrastruktur yang lebih representatif.
“Masyarakat kami mohon bersabar apabila selama proses pekerjaan terdapat gangguan lalu lintas. Setelah seluruh paket selesai, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang melalui akses jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman,” pungkas Supriyadi.
Dengan pelaksanaan enam proyek tersebut, Pemkab Sumenep berharap kualitas jaringan jalan di wilayah daratan maupun kepulauan semakin meningkat sehingga mampu mendukung aktivitas sosial, ekonomi, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa
















