Perbaikan Infrastruktur Digenjot, PUTR Sumenep Bangun dan Pelihara 6 Ruas Jalan Strategis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Istimewa for nusainsider.com/Adv

Foto. Istimewa for nusainsider.com/Adv

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai merealisasikan enam paket proyek peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan.

Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 itu memiliki total nilai mencapai Rp47,53 miliar dan saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan.

Enam paket pekerjaan tersebut meliputi pemeliharaan berkala Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman di Kecamatan Kangayan, rekonstruksi Jalan Pabian–Kangayan, pemeliharaan Jalan Pasar Ganding–Batu Ampar, pemeliharaan Jalan Laok Jang-jang–Kolo-kolo, rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair, serta rekonstruksi Jalan Elak Daya–Mandala.

Baca Juga :  Kasus CSR Migas dan APBDes Masuk Meja Hijau, KI Sumenep Mulai Ajudikasi

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Salamet Supriyadi, memastikan seluruh proyek berjalan sesuai tahapan. Menurutnya, pengawasan dilakukan secara intensif agar setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, standar mutu, dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Semua paket pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan. Kami mengawasi secara berkala agar kualitas pekerjaan tetap sesuai standar teknis sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Supriyadi saat ditemui di kantornya oleh media nusainsider.com, Selasa (30/6/2026).

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemkab Sumenep dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Keberadaan jalan yang lebih baik diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan kepulauan dan pedesaan.

Baca Juga :  Pertentangan Pembangunan di Malalayang, Tanah Sah Jadi Proyek Kontroversial

Menurut Supriyadi, kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama. Karena itu, seluruh penyedia jasa konstruksi diminta menjalankan proyek secara profesional dengan mengedepankan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja, dan penyelesaian tepat waktu.

“Kami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, seluruh proses terus kami awasi agar hasilnya sesuai harapan,” katanya.

Di sisi lain, Dinas PUTR juga meminta masyarakat memahami apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kondisi tersebut dinilai sebagai konsekuensi sementara demi terwujudnya infrastruktur yang lebih representatif.

“Masyarakat kami mohon bersabar apabila selama proses pekerjaan terdapat gangguan lalu lintas. Setelah seluruh paket selesai, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang melalui akses jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman,” pungkas Supriyadi.

Dengan pelaksanaan enam proyek tersebut, Pemkab Sumenep berharap kualitas jaringan jalan di wilayah daratan maupun kepulauan semakin meningkat sehingga mampu mendukung aktivitas sosial, ekonomi, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru