SUMENEP, nusainsider.com — Jumat Malam (29/08/2025) menjadi momen tak terlupakan bagi masyarakat Sumenep.
Panggung hiburan Madura Culture Festival (MCF) 2025 benar-benar bergemuruh saat Pemerhati Artis Musik Dangdut (Pamdas) tampil memukau di Stadion A. Yani.

Ribuan penonton tumpah ruah memenuhi stadion, larut dalam pesta rakyat yang penuh energi.
Sejak detik pertama para artis Pamdas menginjak panggung megah itu, sorakan penonton langsung membahana. Deretan lagu populer dibawakan penuh totalitas, membuat suasana stadion bergetar seiring hentakan musik.
Atmosfer semakin memanas ketika ribuan pasang mata terpaku, bersorak, bergoyang, hingga bernyanyi bersama mengikuti alunan lagu yang dipersembahkan.
Tak hanya bersenandung, penonton juga menyalakan lampu ponsel, merekam momen, dan mengabadikan penampilan spektakuler tersebut.
Sementara tata cahaya panggung yang menari seirama musik menghadirkan nuansa magis, seolah menyatukan musisi, penonton, dan irama dalam satu gelombang euforia.

Deretan bintang dangdut Pamdas tampil silih berganti dengan aksi panggung atraktif. Nama-nama seperti Tila Marcella, Novita Sari, Putri Ayu, Laila Fransiska, Dede Nabila, Ayu Anggraini, hingga Ucie Maulidia berhasil menyihir penonton.
Suara merdu, penghayatan penuh, dan penampilan energik mereka membuat setiap kemunculan disambut riuh tepuk tangan.
Hingga akhir pertunjukan, intensitas euforia tetap terjaga. Penonton tak berhenti bersorak, seolah enggan melewatkan setiap detik dari pesta musik tersebut.
Malam ini benar-benar menjadi ruang pelampiasan kegembiraan, di mana musik dangdut menjadi medium penyatu masyarakat lintas usia.
MCF 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bukan sekadar ajang budaya. Festival ini menjadi momentum pertemuan antara tradisi dan modernitas, menghadirkan hiburan akbar sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Madura.
Kemeriahan penampilan Pamdas pun membuktikan bahwa MCF bukan hanya sekadar panggung seni, melainkan pesta rakyat yang selalu dinanti.
Malam bersejarah di Stadion A. Yani itu akan dikenang sebagai momen ketika artis-artis Pamdas berhasil mengguncang Sumenep dengan musik, cahaya, dan euforia tanpa batas.
![]()
Penulis : Wafa

















