Polres Sumenep Lakukan Silaturrahmi ke Ponpes Taretan, Ini Tujuannya

Kamis, 15 Agustus 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka cooling system (sistem pendinginan situasi) menjelang Pilkada 2024, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tarate Selatan (Taretan), Kamis, 15 Agustus 2024.

Dalam kunjungannya, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Dodik Wibowo, Kabagren Kompol Khoirul Anwar, Kasat Intelkam Akp Joko Setyono, dan Kasi Humas Akp Widiarti.

AKBP Henri Noveri Santoso menuturkan, kunjungan ini dilaksanakan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep, serta mempererat tali silaturahmi Polri dengan tokoh agama di wilayah itu.

Bappeda Sumenep
Foto. Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso saat Silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Taretan Sumenep. 

“Silaturahmi ini merupakan kegiatan sambang kamtibmas ke para tokoh agama, dan masyarakat, selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk mengetahui permasalahan dan harapan masyarakat,” kata AKBP Henri dalam rilis yang diterima nusainsider.com

Tak kalah penting lagi, dengan adanya komunikasi, diharapkan akan terjalin hubungan yang baik antara Polri dengan para tokoh agama maupun masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

Baca Juga :  Update Perkembangan Aliran Kepercayaan, Kejari Sumenep Gelar Rakor Pakem

“Kami tidak dapat menjaga Kabupaten Sumenep hanya sendiri tanpa adanya doa, dukungan dan bantuan dari para tokoh agama dan para ulama serta unsur lain yang ada di Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Taretan KH Abd Rahem, mendoakan agar pelaksanaan Pilkada 2024 di wilayah Kabupaten Sumenep dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru