Wow! Produksi dan Lifting Minyak Jawa Tengah dan Jawa Timur Sampai Saat ini Mencapai 106 Persen,

Senin, 27 November 2023 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, nusainsider.com Realisasi produksi minyak Jawa Timur dan Jawa Tengah tahun 2023 diperkirakan sebesar 193 ribu BOPD, melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 181 ribu BOPD.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa (Jawa, Bali dan Nusa tenggara dihadapan sekitar 35 Jurnalis media nasional  yang berkunjung fasilitas produksi PGN Saka di Kawasan Industri Manyar Gresik Jawa Timur, Senin 27 November 2023.

Bappeda Sumenep

Menurut Nurwahidi, produksi minyak di Jawa Timur terutama berasal dari 11 KKKS  yang beroperasi di wilayah Bojonegoro, Gresik dan Pulau madura.

“Produksi dan lifting minyak Jawa Tengah dan Jawa timur sampai saat ini mencapai 106%, ” kata Nurwahidi.

Baca Juga :  Kunjungan SKK Migas Bersama Media ke KKKS Pasuruan Bahas Kebutuhan Energi dalam Negeri

Untuk gas, potensi produksi atau lifting juga mencapai target. Namun kemampuan serapan gas oleh buyer(pembeli) jawa tengah dan jawa timur masih belum optimal Karena produksi gas adalah oversupply.

Sementara itu, dalam kunjungannya para awak media mendapat penjelasan proses produksi dan fasilitas produksi migas PGN Saka yang berlokasi di gresik, Jawa Timur.

PGN Saka sendiri memiliki fasilitas produksi di laut (offshore) dan di darat (onshore).

Baca Juga :  Komitmen Akhmad Ma'ruf Mencalonkan Diri di DPR RI Bikin Geleng Kepala

“Dari laut sesuai alur mengalir terus minyak dan gas hingga ke fasilitas produksi Onshore,” kata Sulistyo Handoko – Plant Manager.

Selain minyak dan gas, kami juga melakukan hilirisasi dengan memproduksi LPG yang kapasitasnya 150 ton per hari, sehingga membantu Pemerintah dalam mengurangi impor LPG”, imbuh Handoko

Selain menjelaskan fasilitas produksi migas, SKK Migas dan PGN Saka juga menjelaskan  program pengembangan masyarakat, di kawasan wilayah kerja migas.

Dengan konsep living in harmony, melalui program Pengembangan masyarakat (PPM) yang dijalankan SKK Migas dan PGN Saka. (*)

Loading

Berita Terkait

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban
Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah
68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa
Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep
Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting
Akses Pendidikan dan Pertanian Terancam, Warga Montorna Perbaiki Jalan Sendiri
banner 325x300

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:38 WIB

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WIB

Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Minggu, 18 Januari 2026 - 03:14 WIB

Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:22 WIB

68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:55 WIB

Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:23 WIB

Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:45 WIB

Akses Pendidikan dan Pertanian Terancam, Warga Montorna Perbaiki Jalan Sendiri

Berita Terbaru