Puskesmas Batang-batang gelar Pembekalan PMT di Desa Totosan, Berikut Tujuannya

Rabu, 3 Juli 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Puskesmas (Kapus) Batang Batang memberikan pembekalan Pemberian Makanan Tambahan Lokal (PMT-Lokal) dan pelatian kepada tim pelaksana penyiapan pemberian tambahan makanan lokal berbasis pangan lokal.

Kegiatan tersebut berlangsung Khidmat di di pendopo balai desa Totosan Rabu, (9/07/2024).

Menurut Kapus Batang Batang, dr H. Sulaiha Riningsih M.Si menyampaikan, pembekalan dan pelatihan PMT-Lokal kepada kader untuk lebih paham tentang pemberian PMT-lokal dan tentang kandungan gizi makanan.

Selanjutnya para kader di desa dapat mengetuk tularkan kepada masyarakat dan atau kaum ibu tentang manfaat PMT- lokal.

“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu hamil dan orang tua balita dalam penerapan gizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam konsumsi makanan sehari hari,” kata Kapus batang-batang di sela-sela sambutannya.

Baca Juga :  Terungkap! Ada Dugaan Pungli Pembebasan Bersyarat di Rutan Sumenep, Begini

Dirinya berharap, kader sebagai tim pelaksana bisa menyediakan makanan yang berbasis makanan lokal untuk balita yang menjadi sasaran.

Sehingga, lebih terfokus dalam menangani pencegahan Stunting. Melalui pemberian asupan makanan bergizi dari makanan lokal mampu mencegah Stunting sehingga dapat meningkatkan derajat masyarakat,” harapnya

Dr Riri sapaan akrabnya menjelaskan pula bahwa Bidan di setiap posyandu melakukan penyuluhan kepada kaum ibu tentang PMT-lokal.

Diakui oleh Kapus Sulaihari Ningsih bahwa untuk wilayah Puskesmas Batang Batang yang membawahi 9 desa ada pula balita yang Stunting.

“Di wilayah Puskesmas Batang Batang memang ada balita yang Stunting, tapi tidak sampai Locus, masih dibawah seratus penderita,” ucapnya.

Kami berupaya menurunkan angka Stunting dengan cara memberikan PMT pemulihan, PMT penyuluhan serta pelatihan kepada kader pelaksana penyedian pemberian makanan bergizi kepada balita,” tuturnya.

Selain itu, upaya menekan angka Stunting juga dilakukan penyuluhan kepada calon pasutri, dengan pemberian FE, dan Ibu hamil sampai kepada balita itu sendiri.

“Pencegahan terjadinya Stunting kami lakukan sejak dini, termasuk kepada remaja putri, Bumil dan balita.

Saat ini kami lakukan taraf pemulihan dan kami telah melakukan pemberian asupan gizi kepada para balita dan bahkan dari desa tersebut telah melakukan bantuan penambahan gizi kepada Bumil dan balita, “tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru