Resmi! CEO ALARM Serahkan Tembusan Laporan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Dan TPPU Milik HM ke KPPBC Madura

Senin, 17 Februari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penyerahan Berkas Laporan Dugaan Maraknya Rokok Ilegal dan TPPU Hasil Rokok Ilegal ke KPP Bea dan Cukai Madura-Pamekasan, Senin 17 Februari 2025. (Ist.nusainsider.com)

Foto. Penyerahan Berkas Laporan Dugaan Maraknya Rokok Ilegal dan TPPU Hasil Rokok Ilegal ke KPP Bea dan Cukai Madura-Pamekasan, Senin 17 Februari 2025. (Ist.nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com CEO Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Toifur Ali Wafa, resmi menyerahkan berkas Tembusan laporan dugaan peredaran rokok ilegal dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan oleh HM, seorang pengusaha rokok ilegal asal Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tembusan Laporan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Pusat, Senin 17 Februari 2025.

Menurut Toifur, Tembusan pelaporan tersebut merupakan bentuk komitmen ALARM dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Sumenep secara khusus dan Madura secara umum.

Baca Juga :  Pemerintah dan Akademisi Sepakat: KEK Madura Harus Berbasis Ekonomi Hijau

Ia menegaskan bahwa pihaknya meminta Instansi terkait agar tidak hanya menyoroti peredaran rokok ilegal di toko-toko kecil, tetapi juga harus langsung menyasar produsen dan pengusaha yang diduga terlibat sebagai mafia rokok ilegal.

“Kami ingin, Institusi terkait memberantas rokok ilegal sampai ke akar-akarnya, bukan hanya ke pengecer kecil, tetapi juga ke produsen yang diduga bermain dalam bisnis ilegal ini,” tegas Toifur.

Ia pun meminta institusi negara terkait, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI, Kementerian Keuangan, Bea Cukai Jawa Timur I, Polda Jawa Timur, Bea Cukai Madura, Polres Sumenep, serta instansi terkait lainnya agar serius dalam menindak dugaan maraknya peredaran rokok ilegal dan praktik pencucian uang dari hasil bisnis tersebut.

Menurutnya, upaya ini penting untuk menyelamatkan potensi pemasukan negara yang hilang akibat aktivitas ilegal tersebut.

Sebagai bagian dari langkah konkret, Toifur mengaku telah mengantarkan surat tembusan laporan ke sejumlah pihak terkait, termasuk Sentra Informasi Umum (SIUM) Mapolres Sumenep, Satpol PP Kabupaten Sumenep, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madura.

“Harapan kami, laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara serius dan menjadi perhatian utama bagi aparat penegak hukum serta instansi yang berwenang,” pungkasnya.

Di antara merek rokok yang dilaporkan Aktivis ALARM Diantaranya, Gico, Dubai, Fantastic klik, Fantastic Mild, Milde, Milde Bold, Rebel, Albaik, Albaik Mentol Hijau, dan Exo, “Tambahnya.

Baca Juga :  Madura Pop Talent Sumenep 2025: Enam Bintang Baru Lahir di Panggung Musik

Hingga Berita ini dinaikkan, Belum ada Tanggapan Resmi dari berbagai instansi yang dikirimi tembusan pelaporan itu di antaranya Satpol PP Sumenep, DKUPP, Bea Cukai Madura, dan Polres Sumenep. 

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB