Rokat Desa Kebonagung, Simbol Cinta Budaya dan Harapan Masa Depan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Rokat Desa Pemdes Kebonagung kabupaten Sumenep bersama warga sekitar

Foto. Rokat Desa Pemdes Kebonagung kabupaten Sumenep bersama warga sekitar

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, menggelar Rokat Desa sekaligus Haul Akbar Pangeran Judonegoro dan para sesepuh terdahulu, Kamis (14/8/2025) malam.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara yang dihadiri tokoh masyarakat, alim ulama, perangkat desa, serta ratusan warga Kebonagung.

Puncak kegiatan ditandai dengan doa bersama dan lantunan tahlil, mengiringi rasa syukur dan harapan masyarakat terhadap keselamatan dan kemakmuran desa.

Baca Juga :  Polres Sumenep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak di Sumenep

Kepala Desa Kebonagung, Bustanul Affa, S.H, menyampaikan bahwa Rokat Desa telah menjadi tradisi yang digelar secara rutin setiap tahun.

Selain sebagai ajang silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga menjadi sarana mengenang jasa para sesepuh yang telah berjuang membangun desa.

“Tujuannya untuk mengenang dan mendoakan para sesepuh terdahulu, sekaligus memohon perlindungan agar Desa Kebonagung dijauhkan dari segala musibah. Semoga desa ini senantiasa diberi keselamatan dan kemakmuran, sehingga ke depan semakin baik dan maju,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk senantiasa takzim, menghargai sejarah, dan meneladani perjuangan para pendahulu.

“Rokat Desa bukan sekadar ritual, tetapi sarana mempererat kebersamaan dan menjaga warisan budaya leluhur agar tidak hilang ditelan arus modernisasi,” tegasnya.

Di tengah gempuran era modern yang membuat banyak tradisi mulai pudar, Desa Kebonagung tetap teguh menjaga warisan leluhur.

Baca Juga :  Alokasi DD 20 Persen Diduga Tak Berjejak: Warga Pertanyakan Kejelasan BUMDes Guluk-guluk

Rokat Desa dan Haul Akbar Pangeran Judonegoro bukan hanya seremoni tahunan, tetapi simbol persatuan, doa, dan penghormatan terhadap sejarah panjang desa.

Warga tumpah ruah, anak-anak yatim menerima santunan, dan generasi muda mendapat pesan moral untuk tidak melupakan jasa para sesepuh.

Di balik doa yang terlantun, tersimpan harapan besar agar Kebonagung selalu dijauhkan dari musibah, dilimpahi kemakmuran, dan terus berkembang menjadi desa yang lebih maju.

Baca Juga :  117 Warga Sumenep Terima Bantuan RTLH Rp 30 Juta, Pemerintah Fokus Kualitas Bangunan

Tradisi ini tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan yang kian langka. Di sinilah akar budaya berpadu dengan cita-cita masa depan, menguatkan identitas desa di tengah perubahan zaman.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur
Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam
Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli
Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:00 WIB

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:43 WIB

Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:35 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:52 WIB

Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan

Berita Terbaru