Sapi Milik H. Fathor Rosi Tak Terkalahkan di Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kerapan Sapi Kapolres Cup 2025 sumenep

Foto. Kerapan Sapi Kapolres Cup 2025 sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Sapi “Tak Mau Dimadu 99” milik H. Fathor Rosi berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025. Lomba bergengsi ini digelar meriah di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Sabtu (13/12/2025).

Ajang kerapan sapi tersebut diselenggarakan oleh DRT The Big Family dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT). Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal Madura yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Bappeda Sumenep

Sebanyak 64 peserta dari empat kabupaten di Pulau Madura turut ambil bagian dalam perlombaan ini. Mereka berasal dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang, sehingga persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan.

Baca Juga :  Harumkan Dunia Pendidikan, Kadisdik Sumenep Beri Apresiasi Kepada Siswa Binar High School

Pada babak final, tiga sapi terbaik saling beradu kecepatan. Dua finalis berasal dari Bangkalan, masing-masing milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd. Sementara satu finalis lainnya adalah “Tak Mau Dimadu 99” dari Pamekasan yang tampil konsisten sejak awal lomba.

Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, sapi milik H. Fathor Rosi akhirnya dinyatakan unggul dan berhak menyabet gelar juara pertama Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025.

Baca Juga :  Jutaan Manusia Padati Lebaran Ketupat 2024 Dipantai Lombang, Begini Kata Pengunjung

H. Fathor Rosi, yang akrab disapa H. Rosi, mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Ia menegaskan, keberhasilan di arena tidak terlepas dari perawatan dan persiapan yang matang.

“Kami merawat sapi ini dengan penuh perhatian, mulai dari pola makan, latihan ketahanan, hingga pemantauan kesehatan setiap hari. Setiap detail sangat menentukan performa di arena,” ungkapnya.

Menurut H. Rosi, kerapan sapi bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarat nilai budaya dan pembelajaran hidup. Tradisi ini mengajarkan pentingnya kerja sama tim, disiplin, kesabaran, serta penghormatan terhadap warisan leluhur.

“Kemenangan ini saya dedikasikan untuk seluruh tim, keluarga, dan masyarakat pecinta budaya Madura. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah pelestarian budaya dan pembelajaran bagi generasi muda,” tambahnya.

Kemenangan “Tak Mau Dimadu 99” diharapkan dapat menjadi motivasi bagi H. Rosi dan tim untuk terus berpartisipasi dalam berbagai ajang kerapan sapi, sekaligus menginspirasi generasi muda agar tetap mencintai budaya Madura dan menjunjung tinggi sportivitas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru