Semangat Nasionalisme, Warga Pocang Timur Gelar Doa Kebangsaan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Doa Bersama Menjelang Hari Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 bersama Warga Desa Pocang Timur

Foto. Doa Bersama Menjelang Hari Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 bersama Warga Desa Pocang Timur

SUMENEP, nusainsider.comMasyarakat Kampung Pocang Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep, menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (16/8/2025) malam.

Doa tersebut dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan petani.

Bappeda Sumenep

Acara yang dipusatkan di taneyan lanjang itu diikuti warga dari Pocang Timur yang berada di wilayah Desa Cangkreng dan Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng. Doa bersama menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Baca Juga :  Besok! 1358 Peserta Akan Meriahkan Pagelaran Soekarno Fun Run 2025 di Sumenep

Sebelumnya, warga Pocang Timur memeriahkan HUT RI dengan berbagai lomba rakyat. Perlombaan melibatkan semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, sehingga suasana peringatan semakin semarak dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh para pemuda setempat sebagai wujud kecintaan kepada tanah air.

Selain doa dan pembacaan tahlil, acara juga diisi dengan orasi kebangsaan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija, KH A. Dumairi Asy’ari.

Baca Juga :  Aktivis ALARM Sebut Anggaran DBHCHT 2022 Sebesar 8,3M di Dinsos Sumenep Tak Jelas

Dalam orasinya, Kiai Dumairi mengapresiasi semangat masyarakat Pocang Timur yang kompak menggelar peringatan HUT RI ke-80.

Menurutnya, semangat tersebut patut menjadi inspirasi bagi kampung lain dalam merawat nilai kebangsaan.

Ia juga menyampaikan sejarah singkat perjuangan kemerdekaan Indonesia sebagai pengingat akan jasa para pahlawan.

Menariknya, Kiai Dumairi menyinggung lomba tradisional nyo’on gaddhang yang menjadi ikon warga setempat.

“Lomba itu sekaligus mengingatkan bahwa Pocang Timur dikenal sebagai sentra kerajinan bambu,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN
Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak
Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat
Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025
Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa
Edukasi Lalu Lintas Masuk Kampus, Satlantas Sumenep Perkuat Kesadaran Mahasiswa Uniba
Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin
Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja
banner 325x300

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:53 WIB

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:52 WIB

Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:55 WIB

Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:30 WIB

Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:55 WIB

Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:54 WIB

Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:55 WIB

Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:45 WIB

Ning Lia Menginspirasi: Kisah Hidup, Nilai Perjuangan, dan Gagasan Besar untuk Negeri

Berita Terbaru