SUMENEP, nusainsider.com — Nama Shofiyah Wardatul Jannah atau akrab disapa Shofi, kini tengah menjadi inspirasi banyak anak muda. Perempuan asal Sumenep, Madura, yang saat ini tinggal di Malang itu, sukses membangun brand skincare Shoface Moist Glow dari nol hingga beromzet ratusan juta rupiah per bulan.
Berawal dari hobi berdagang sejak kecil, serta pahitnya pengalaman keluarga yang sempat bangkrut, Shofi menolak untuk menyerah. Ia mulai berjualan kerudung, lotion, hingga produk kecantikan lainnya ketika masih di pondok pesantren.

“Dulu keluarga saya sampai tidak mampu beli beras. Ibu harus berhutang. Saya tidak ingin putus sekolah, jadi saya putuskan berdagang sejak dini,” kenangnya.
Kini, buah dari perjuangannya telah mengubah hidup Shofi dan keluarganya secara drastis. Salah satu momen paling membanggakan baginya adalah ketika ia berhasil memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umroh.
Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses, Shofi merupakan konten kreator yang sering menerima endorsement produk kecantikan. Namun, pengalaman kurang menyenangkan membuatnya memutuskan membangun brand sendiri.
“Aku sering bantu produk orang lain viral, tapi saat booming, aku malah dicoret. Dari situ aku sadar, lebih baik punya brand sendiri,” ungkapnya jujur.
Dengan semangat mandiri dan semangat pantang menyerah, Shofi mulai belajar tentang formulasi skincare. Ia mencari pabrik yang mampu memproduksi dengan bahan berkualitas tinggi, hingga akhirnya lahirlah Shoface Moist Glow, produk pertamanya yang langsung mendapat sambutan luar biasa dari pasar.
Tanpa strategi pemasaran yang rumit, Shofi mengandalkan kualitas produk sebagai kekuatan utama.
“Aku nggak pakai strategi marketing ribet. Kuncinya produk harus benar-benar bagus. Kalau bagus, orang-orang sendiri yang akan menyebarkannya,” ujarnya.
Omzet brand skincare miliknya kini sudah menyentuh angka tiga digit setiap bulan. Bahkan salah satu tantangan terbesarnya saat ini adalah menjaga stok agar tidak cepat habis karena tingginya permintaan pasar.

Untuk mengatasi tantangan itu, ia memanfaatkan media sosial dan sistem pre-order (PO) agar perputaran modal tetap lancar. Cara ini dinilai efisien karena tidak membutuhkan modal besar sejak awal.
Menurut Shofi, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh kedua orang tuanya dan sang manajer, Putri, yang sejak awal membersamai langkahnya.
Kini di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Shofi tak hanya sukses secara finansial, tapi juga mulai menjalankan visinya untuk membawa brand lokal ke level internasional. Ia percaya produk Indonesia bisa bersaing di pasar global.
“Aku ingin Shoface Moist Glow nggak cuma dikenal di Indonesia, tapi juga go international. Produk kita punya potensi,” tegasnya penuh semangat.
Shofi juga aktif menggunakan platform digital untuk membangun komunitas dan mengedukasi pelanggan tentang pentingnya ingredients dalam skincare.
Bagi Shofi, menjadi perempuan mandiri dan sukses adalah cita-cita yang bisa dicapai siapa pun asal mau mengambil kesempatan yang ada.
“Jangan takut gagal. Dalam bisnis itu cuma ada dua kemungkinan: sukses atau belajar dari kegagalan. Jangan menyerah dan terus perbaiki diri,” pesan Shofi.
Ia juga membagikan kutipan hadist Nabi Muhammad SAW sebagai prinsip hidupnya: “Khoirunnas anfa’uhum linnas”—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.
Meski kini telah sukses, Shofi tetap rendah hati dan bangga menjadi bagian dari Sumenep. Dalam salah satu unggahannya, ia mengungkapkan kekaguman terhadap alam, religi, kuliner, dan sejarah Kabupaten Sumenep yang menurutnya sangat luar biasa.
“Saya bangga lahir dan dibesarkan di Sumenep. Sampai bio saya tulis ‘📍SUMENEP’, saking cintanya saya pada kabupaten keren ini,” tulisnya.
![]()
Penulis : Wafa

















