Skandal Guru dan Kepala Sekolah di Sumenep, Wali Murid Ancam Tarik Anak

Selasa, 5 Agustus 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.comPolemik perselingkuhan yang melibatkan Kepala SDN Sakala II, Edi Kurniawan, dengan seorang guru honorer bernama Reka Ruspawati, terus menuai sorotan tajam dari warga, tokoh masyarakat, dan wali murid.

Marjuni, salah satu tokoh masyarakat Desa Sakala, secara tegas mendesak agar Edi Kurniawan dan Reka segera angkat kaki dari desa tersebut. Ia menilai keberadaan mereka bisa menjadi contoh buruk bagi generasi muda.

“Orang seperti itu tidak pantas lagi mengajar di SDN Sakala II. Harus segera keluar dari desa ini karena akan menjadi contoh yang buruk,” ujar Marjuni, Senin (4/8/2025), saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Ia juga meminta Kepala Desa Sakala mengambil tindakan nyata terhadap keduanya. Menurutnya, sanksi adat tidak cukup untuk menjaga marwah desa dari perilaku amoral.

“Hukum adat memang sudah dijalankan, tapi harus ada tindakan nyata. Mereka tetap harus keluar dari desa. Apalagi mereka ini keluarga dekat kepala desa sendiri,” tegasnya.

Tak hanya itu, Marjuni bersama sejumlah wali murid juga mendesak Bupati Sumenep untuk mencopot Edi Kurniawan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau bicara keadilan, dia harus dipecat, sama seperti ASN lain yang pernah dipecat karena selingkuh. Kami minta Pak Bupati segera ambil tindakan,” tandasnya.

Pernyataan keras juga datang dari salah satu wali murid SDN Sakala II, berinisial RK. Ia mengaku geram karena perbuatan tersebut mencoreng dunia pendidikan sekaligus menciptakan keresahan.

“Perilaku kepala sekolah itu menjijikkan. Apalagi keduanya masih keluarga kepala desa. Ini sangat tidak pantas terjadi di lembaga pendidikan,” ucapnya.

RK menyatakan siap menarik anaknya dari sekolah jika kedua pelaku tidak segera dikeluarkan dari Desa Sakala.

“Saya sepakat dengan Pak Marjuni. Jika mereka tidak segera keluar, kami siap keluarkan anak-anak kami dari sekolah itu,” ujarnya dengan nada tegas.

Loading

Baca Juga :  Pengasuh Ponpes Raudatul Iman dan Tokoh Masyarakat Gadu Barat Komitmen Menangkan Paslon Faham

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien
Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial
Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat
DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda
PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan
CV Lang Buana Dorong Koperasi Petani Kelapa untuk Suplai Industri VCO
PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda
Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WIB

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:46 WIB

Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:51 WIB

DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:34 WIB

PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:53 WIB

BKPSDM Sumenep Mulai Petakan Pengisian Lima Jabatan Strategis OPD

Berita Terbaru