Skandal Narkoba Jadi Pelajaran, FPK Tuntut PAW Transparan dan Kredibel

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim

Foto. Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim

SUMENEP, nusainsider.com Menjelang proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tersandung kasus narkoba, berbagai pihak menyerukan pentingnya seleksi ketat terhadap calon pengganti.

Partai politik dan DPRD diimbau untuk tidak sekadar menunjuk pengganti secara administratif, melainkan juga memastikan bahwa sosok yang ditunjuk memiliki rekam jejak bersih serta bebas dari persoalan hukum dan pelanggaran etika.

Baca Juga :  Mudik Gratis KMP DBS III Diserbu Warga, Pemkab Sumenep Layani 1.571 Penumpang

Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim, menegaskan bahwa selain mematuhi peraturan yang berlaku, kandidat PAW harus memiliki integritas yang mumpuni.

Ia mengingatkan agar proses pemilihan tidak hanya didasarkan pada perolehan suara terbanyak kedua tanpa mempertimbangkan latar belakang personal calon tersebut.

“Jangan sampai DPRD Sumenep jatuh ke lubang yang sama,” ujarnya.

Menurut Halim, proses PAW bukan sekadar pergantian nama di kursi parlemen, tetapi harus disertai audit moral dan uji integritas. Langkah ini, kata dia, penting untuk menjaga marwah lembaga legislatif di mata publik.

“Kami mendorong partai politik dan DPRD Sumenep untuk bekerja sama dengan lembaga independen seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Resor (Polres) setempat, guna memastikan bahwa calon pengganti benar-benar bersih dan tidak memiliki keterkaitan dengan kasus serupa,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru