SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengalokasikan bantuan benih tembakau kepada 20 kelompok tani pada tahun 2026.
Program tersebut didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan total anggaran mencapai Rp2,1 miliar.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan dana DBHCHT untuk mendukung penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Sumenep.
Pria yang akrab disapa Inung itu menjelaskan, penyaluran bantuan benih kepada kelompok tani penerima telah dilakukan sekitar satu bulan lalu oleh bidang teknis DKPP.
Program tersebut menjangkau sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep.
“Alhamdulillah, salah satu alokasi DBHCHT tahun 2026 kami fokuskan untuk bantuan benih tembakau kepada kelompok tani,” kata Inung, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, varietas benih yang disalurkan masih menggunakan Prancak-95 atau M95, yakni jenis tembakau unggulan yang selama ini menjadi ciri khas tembakau Sumenep.
Varietas tersebut dinilai memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi lahan setempat serta mampu menghasilkan kualitas panen yang kompetitif.
“Prancak-95 merupakan varietas unggulan yang sudah lama menjadi identitas tembakau Sumenep,” ujarnya.
DKPP Sumenep menerapkan prinsip pemerataan dalam penyaluran bantuan tersebut. Hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dinilai memiliki potensi yang sama dalam pengembangan budidaya tembakau, sehingga distribusi bantuan dilakukan secara proporsional kepada kelompok tani yang memenuhi kriteria.
Melalui program bantuan benih ini, Pemkab Sumenep berharap produktivitas dan kualitas tembakau lokal dapat terus meningkat.
Selain itu, program yang didukung dana DBHCHT tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.
Dengan dukungan benih unggulan dan pendampingan yang berkelanjutan, tembakau Sumenep diharapkan tetap mampu mempertahankan reputasinya sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.
![]()
Penulis : Wafa
















