SPPG Ganding Dikecam, Sajikan MBG Berulat dan Diduga Intimidasi Sekolah

Rabu, 8 April 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi dan presiden RI Prabowo Subianto

Foto. Ilustrasi dan presiden RI Prabowo Subianto

SUMENEP, nusainsider.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah pusat kembali menuai sorotan di Kabupaten Sumenep.

Kali ini, dugaan penyajian makanan basi dan berulat oleh dapur SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Santri NU di Kecamatan Ganding memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan sejumlah siswa mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan. Kondisi ini pun menimbulkan kekhawatiran serius terkait kualitas dan pengawasan program yang seharusnya menjamin asupan gizi bagi pelajar.

Tak hanya itu, pihak dapur disebut belum mengakui kesalahan atas kejadian tersebut. Bahkan, muncul dugaan adanya intimidasi terhadap kepala sekolah dan pihak yayasan agar menghapus video kejadian yang sempat beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Semangat Nasionalisme, Warga Pocang Timur Gelar Doa Kebangsaan

Dapur SPPG yang berlokasi di Dusun Jatean, Desa Ganding, Kecamatan Ganding, dinilai telah melakukan pelanggaran fatal. Aktivis Sumenep, Miftahul Arifin, mengecam keras kejadian ini dan mendesak agar dapur tersebut ditutup secara permanen.

“Ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan pengecekan bahan makanan. Seharusnya makanan yang disajikan benar-benar layak konsumsi,” ujar Miftah, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, temuan makanan basi dan berulat merupakan indikasi serius yang tidak bisa dianggap sepele.

“Kalau dibiarkan, ini bisa membahayakan nyawa siswa. Ini bukan sekadar kelalaian biasa,” tegasnya.

Miftah juga mendesak agar Satgas MBG Sumenep segera berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Menurutnya, pengawasan internal BGN sangat penting guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di dapur SPPG lainnya.

Namun demikian, ia tetap menekankan bahwa dapur SPPG di Kecamatan Ganding harus ditutup permanen sebagai bentuk efek jera.

“Penutupan ini penting agar menjadi peringatan bagi SPPG lain agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam menjalankan SOP,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Miftah menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam apabila tidak ada tindakan tegas dari pemerintah pusat. Ia bahkan mengancam akan mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk desakan atas temuan tersebut.

Baca Juga :  Catat! Grup Musik Tong-tong Angin Ribut Berkesempatan Raih Juara Umum Kembali di Festival Tahun ini

Langkah ini, menurutnya, bertujuan memastikan bahwa prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan BGN benar-benar diterapkan di seluruh dapur SPPG.

“Kami ingin memastikan apakah SOP itu benar-benar dijalankan atau tidak. Setahu saya, aturannya sangat ketat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru