SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi stand milik Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang tampil berbeda dibandingkan stand instansi lainnya dalam Pameran Pembangunan rangkaian Madura Culture Festival #3, Senin (1/9/2025) malam.
Pantauan media ini menunjukkan, setiap malam stand Dinas Pendidikan menghadirkan panggung kreasi yang menjadi ruang pertunjukan kreativitas siswa-siswi sekolah dasar dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

Panggung kreasi tersebut menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari nyanyian lagu berbahasa Indonesia, Madura, Solo, hingga islami.
Selain itu, siswa juga membawakan puisi dalam bahasa Indonesia maupun Madura.
Menariknya, para pengisi acara bukan siswa biasa, melainkan siswa-siswi berprestasi di bidang seni yang telah menjuarai berbagai lomba, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
“Anak-anak yang tampil ini memang sudah terbukti berprestasi dalam bidang seni. Mereka pernah menjuarai beragam lomba, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujar Agus Dwi Syahputra kepada nusainsider.com, senin (1/9/2025) malam.
Bupati Fauzi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Pendidikan yang menyediakan panggung kreasi di pameran pembangunan tersebut.
Menurutnya, konsep ini bukan hanya memberi hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.
“Mengasah kreativitas anak dengan cara seperti ini sangat positif. Selain membangun rasa percaya diri, mereka juga bisa belajar tampil di depan publik dan menghargai karya seni sejak dini,” tutur Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung upaya pengembangan minat dan bakat siswa melalui berbagai program pendidikan dan kegiatan pendukung lainnya.
Dengan begitu, generasi muda Sumenep tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya dengan kreativitas dan seni.
![]()
Penulis : Wafa

















