Sumenep Cetak 1.715 NIB, Investasi Capai Rp1,3 Triliun dalam Tiga Bulan

Kamis, 6 Maret 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM. (Ist.nusainsider.com)

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM. (Ist.nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com — Implementasi digitalisasi perizinan di Kabupaten Sumenep semakin menunjukkan hasil positif dalam mendorong investasi.

Hingga 6 Maret 2025, sebanyak 1.715 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan dengan total investasi mencapai Rp1,3 triliun. Sektor minyak dan gas (migas) menjadi kontributor utama dalam capaian tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Dr. R. Abd Rahman Riadi, SE, MM, menegaskan bahwa kemudahan perizinan berbasis digital mempermudah pelaku usaha dalam mengurus legalitas bisnis.

“Realisasi investasi hingga triwulan pertama 2025 mencapai Rp1,3 triliun, di mana sektor migas menjadi penyumbang terbesar. Salah satunya berasal dari PT Energi Mineral Langgeng yang menanamkan investasi hampir Rp600 miliar,” ujar Rahman, Kamis (6/3/2025).

Selain meningkatkan investasi, digitalisasi ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Hingga awal Maret 2025, sebanyak 5.557 tenaga kerja telah terserap di berbagai sektor usaha di Sumenep.

Baca Juga :  Yuk Merapat! Panggung Kreasi JSI Siap Guncang WMS dan Dongkrak Ekonomi UMKM

“Investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan perekonomian daerah, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja, yang pada akhirnya membantu menekan angka pengangguran,” Pungkasnya.

Dari sisi sektor usaha, penerbitan NIB sepanjang 1 Januari hingga 6 Maret 2025 didominasi oleh perdagangan, makanan dan minuman, pertanian, rumah makan, warung, serta industri rokok kretek.

“Sektor perdagangan masih mendominasi penerbitan NIB, diikuti oleh makanan dan minuman serta pertanian. Secara wilayah, Kecamatan Kota mencatat penerbitan NIB tertinggi dengan 405 unit, disusul Kecamatan Lenteng (95 NIB), Pragaan (94 NIB), Arjasa (84 NIB), dan Ganding (73 NIB),” jelas Rahman.

Ia mengaku bahwa DPMPTSP Sumenep menargetkan investasi tahun ini bisa melampaui capaian 2024 yang mencapai Rp2,77 triliun dari target Rp2,5 triliun. Tahun 2025, target investasi dipatok di angka Rp2,8 triliun.

“Hingga triwulan pertama, realisasi investasi sudah menyentuh Rp1,3 triliun. Kami optimistis target ini bisa tercapai, meskipun ada tantangan dalam refocusing anggaran,” ungkapnya.

Rahman sapaan akrabnya juga mengingatkan para pelaku usaha untuk segera mengurus perizinan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perizinan Berbasis Risiko.

“Kami mengimbau pelaku usaha yang belum memiliki izin untuk segera mengurusnya. Dengan izin yang lengkap, data realisasi investasi dan serapan tenaga kerja bisa lebih terpantau,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk mengurus NIB secara mandiri tanpa menggunakan jasa pihak ketiga.

“Proses perizinan kini lebih mudah dengan sistem digital. Pengurusan NIB bisa dilakukan secara mandiri dari rumah selama dokumen lengkap. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh oknum yang menawarkan jasa pengurusan,” tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM
QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara
Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:46 WIB

QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:29 WIB

PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Berita Terbaru