Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, nusainsider.com Meningkatnya kasus asusila yang menimpa anak-anak di Kecamatan Galis dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius berbagai kalangan.

Menyikapi kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Galis (HIMAGA) menggelar audiensi dengan Polres Bangkalan guna mendorong langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap anak.

Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Bangkalan, Kamis (11/6/2026), dihadiri jajaran pengurus HIMAGA dari berbagai bidang, mulai Advokasi, Pengabdian Masyarakat, Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), hingga Pemberdayaan Perempuan.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan keresahan masyarakat sekaligus mendorong adanya perhatian lebih serius dari aparat penegak hukum.

Ketua HIMAGA, Khosiin, menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan serius yang tidak dapat dipandang sebagai kasus individual semata.

Baca Juga :  Mengejutkan! Anggaran Wirausaha Santri 2026 Dipangkas Karena Alasan Ini

Menurutnya, sejumlah kasus yang terungkap selama ini diduga hanya sebagian kecil dari kondisi yang sebenarnya terjadi di tengah masyarakat.

“Kekerasan seksual terhadap anak merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Penanganannya tidak cukup hanya melalui proses hukum setelah peristiwa terjadi, tetapi juga harus dibarengi dengan langkah-langkah pencegahan yang masif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Khosiin menambahkan, upaya perlindungan anak membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Regenerasi UMKM Jadi Sorotan, Lia Dorong Sinergi Pemerintah dan Pemuda

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun sistem perlindungan anak yang kuat dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk kontribusi nyata, HIMAGA menawarkan kolaborasi program edukatif bersama Polres Bangkalan. Program tersebut meliputi sosialisasi di sekolah-sekolah, penyuluhan kepada masyarakat, kampanye melalui media sosial, hingga penyelenggaraan diskusi publik terkait pencegahan kekerasan seksual.

Program tersebut juga sejalan dengan fokus Bidang Pemberdayaan Perempuan HIMAGA yang selama ini memberikan perhatian terhadap isu perlindungan anak dan perempuan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, menyambut baik inisiatif yang disampaikan mahasiswa.

Ia menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas setiap pelaku tindak kekerasan seksual sekaligus mendukung berbagai langkah preventif yang melibatkan masyarakat.

“Pemberantasan kasus asusila tidak bisa dilakukan secara parsial. Selain penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, edukasi berkelanjutan sangat penting agar masyarakat memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, mekanisme pelaporan, serta pentingnya memberikan perlindungan kepada korban,” tegasnya.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa pencegahan merupakan langkah strategis yang harus terus diperkuat.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Bentuk Pansus, Revisi Perda Pasar Modern Diperketat

Sinergi antara mahasiswa dan kepolisian diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan seksual bagi anak dan perempuan di Kabupaten Bangkalan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Berita Terbaru