Tak Sekadar Bergizi, MBG Dasuk laok Dorong Kuliner Lokal Lewat Menu Cake

Senin, 12 Januari 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Persiapan Sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di desa dasuk laok kecamatan Dasuk Sumenep.

Foto. Persiapan Sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di desa dasuk laok kecamatan Dasuk Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik sejak beroperasi serentak pada 8 Januari 2026. Program ini tidak hanya menekankan pemenuhan standar gizi nasional, tetapi juga mendorong hadirnya menu berciri khas daerah melalui inovasi dan modifikasi pangan lokal.

Salah satu dapur MBG di Kabupaten Sumenep, yang berlokasi di Jalan KH. Abd. Mannan Djasuli No. 001/001, Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, menghadirkan menu unik berupa cake khas Sumenep yang dipadukan dengan potato wedges. Dapur MBG tersebut dinahkodai oleh Ach. Dharul Qudni Firdaus, S.Si.

Baca Juga :  Dewan Pers Diminta Tegas, Oknum Media Abal-Abal Kian Meresahkan di Sumenep

Pada Senin (12/1/2026), Dharul sapaan akrabnya menjelaskan bahwa menu tersebut sengaja dihadirkan sebagai bentuk penguatan identitas kuliner lokal.

“Di awal pekan ini kami menyajikan makanan yang berciri khas Sumenep, yaitu cake. Namun tentu kami padukan dengan beberapa menu tambahan dan modifikasi agar tetap memenuhi standar gizi nasional,” ujarnya.

Foto. List penyaluran MBG di Dapur Dasuk Laok Sumenep. 

Tak hanya soal menu, Dharul juga memaparkan perkembangan jumlah penerima manfaat MBG sejak mulai beroperasi pada 10 November 2025. Saat ini, dapur MBG Dasuk Laok menyasar peserta didik dari sekitar sembilan desa dengan total penerima manfaat mencapai 2.550 orang.

“Untuk tahun 2026, kami berencana menambah sasaran penerima manfaat ke kelompok prioritas B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Namun saat ini masih dalam tahap koordinasi,” tambahnya.

Terkait kemungkinan kembali menyasar tenaga pendidik, Dharul menegaskan pihaknya akan melakukan penghitungan secara matang. Pasalnya, setiap dapur MBG dibatasi maksimal memproduksi 3.000 ompreng per hari.

“Kalaupun memungkinkan lebih, kami pastikan tenaga pendidik di setiap satuan lembaga atau yayasan tetap mendapatkan,” jelasnya.

Alumnus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu menekankan bahwa MBG memiliki misi jangka panjang yang lebih luas.

“Harapan besar dari MBG bukan hanya mendukung pertumbuhan gizi dan menekan angka stunting, tetapi juga menjadi bagian dari proses penguatan ketahanan pangan nasional yang dibangun secara bertahap. Salah satunya dengan menyuplai bahan baku dari petani lokal atau masyarakat setempat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:55 WIB

Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Berita Terbaru