Terbongkar! Rusaknya Proyek P3-TGAI di Desa Batuputih Laok Diduga Akibat Potongan Fee Capai 45% Persen

Jumat, 31 Januari 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih kabupaten Sumenep.

Foto. Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih kabupaten Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com — Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI)di areal persawahan Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, dengan nominal Anggaran sekitar Rp 195 juta rusak parah diduga akibat fee proyek yang terlalu Besar.

Diketahui, proyek plengsengan tersebut rusak menjelang 2 (dua) bulan pekerjaan selesai dengan kualitas yang sangat Buruk. Dibuktikan dengan tidak menyatunya batu alam dengan semen sehingga batu yang dipasang bisa dibuka menggunakan tangan.

Selain itu, buruknya kualitas proyek tersebut sebagai bukti minimnya anggaran yang diterima penerima program P3A dengan Nominal kurang lebih 55% dari Total Anggaran, sementara Sisanya diduga dipotong oleh pemberi program. Dalam hal ini diduga berasal dari anggota DPRD Jawa Timur Asal Sumenep.

Fakta tersebut, berdasarkan pengakuan Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Program P3A, Sumarto, bahwa menurutnya proyek P3-TGAI yang dikerjakannya dipotong hingga 45 persen.

Baca Juga :  Berikut Daftar Rokok Ilegal Milik HM yang Merajalela di Madura, Bea Cukai Tak Bertaji

“Keng akanca tak lebur proyek pas epotong 45% (Tapi berteman tidak bagus proyek langsung dipotong 45%, red), ” ujar Sumarto kepada salah satu teman baiknya melalui pesan WhatsAppnya, sebagaimana diterima media ini pada Kamis (30/01/2025).

“Kalau begini kalah main saya Mas, karena kalau cuman HIPPA (Bantuan Himpunan Petani Pemakai Air, red) saya juga bisa. Kalau tahu saya ditipu begini mending sayan minta ke teman saya fee-nya hanya 30% satu Paket dengan Pendamping”, imbuh Sumarto menggunakan bahasa madura.

Dikonfirmasi lebih Lanjut, Sunarto belum bisa memberikan tanggapan lebih jauh mengenai proses jual beli proyek P3-TGAI hingga pelaksanaan teknis proyek irigasi tersebut meski chat Whatsapp pewarta terlihat dibaca.

Padahal, pewarta sudah berulang kali menghubungi melalui ponselnya juga tidak diangkat meski terpantau berdering sejak Kamis 30/1/2025 hingga berita ini ditayangkan.

Sementara itu, Kepala Desa Batuputih Laok, Hasan menyampaikan agar Langsung konfirmasi ke yang Bersangkutan (Pemilik program, red) sebab dirinya tidak ikut serta urusan teknis pengerjaan proyek tersebut.

“Silahkan langsung konfirmasi ke ketua kelompoknya ya Mas, karena saya tidak tahu Urusan teknisnya seperti apa. Apalagi sekarang saya sakit Stroke Mas, Mohon maaf”, singkatnya, saat dihubungi Via Telphone WhatsAppnya, Jumat 31/1/2025 Pukul 15.37 Wib.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru