Tiga Nama Muncul di Bursa Plt Sekda Sumenep, Tokoh Manajemen Lovely Paling Menonjol

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, resmi memasuki masa purna tugas pada 1 September 2025, wacana penunjukan pejabat sementara mulai ramai diperbincangkan.

Nama Akh Raisul Kawim, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, santer disebut sebagai kandidat kuat Pelaksana Tugas (Plt) Sekda.

Kawim yang juga dikenal sebagai tokoh publik manajemen Lovely Sumenep dianggap memiliki rekam jejak birokrasi yang bersih.

Saat dikonfirmasi, Kawim menyatakan kesiapannya jika memang mendapat amanah langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Saya selalu siap mengemban amanah jika memang itu perintah Bupati,” tegasnya, Rabu (27/8/2025).

Salah seorang pejabat Pemkab Sumenep menilai, Kawim yang juga dikenal sebagai penggagas Blankon Café ruang aspirasi pemuda dan masyarakat di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Pajagalan merupakan figur berintegritas dan dekat dengan kalangan muda.

Baca Juga :  Di Hadapan Kader Kopri PMII Bondowoso, Ning Lia Tanamkan Semangat Kolaborasi dan Kemandirian Sosial

Hal itu dinilai menjadi modal penting untuk menduduki posisi strategis sebagai Plt Sekda.

Meski demikian, penunjukan resmi masih menunggu keputusan Bupati. Selain Kawim, terdapat dua nama lain yang juga masuk bursa kandidat, yakni Agus Dwi Saputra (Kepala Dinas Pendidikan) dan Chainur Rasyid (Kepala DKPP).

“Pak Kawim punya integritas tinggi dan dekat dengan pemuda. Tapi di sisi lain ada Pak Agus yang terbukti mengelola dunia pendidikan, dan Pak Chainur dengan pengalaman birokrasi yang panjang. Semua kembali pada keputusan Bupati,” ungkap salah seorang pejabat Pemkab.

Pandangan serupa datang dari kalangan pers. BM, wartawan yang biasa meliput aktivitas pemerintahan, menilai Akh Raisul Kawim sebagai sosok layak dipertimbangkan.

“Kawim pejabat yang jujur, terbuka, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat. Rekam jejaknya juga bersih. Jika ditunjuk sebagai Plt Sekda, itu langkah yang tepat,” ujarnya.

Kini masyarakat Sumenep menunggu arah keputusan Bupati. Tiga nama kandidat, mulai dari Kawim yang dikenal jujur dan dekat dengan pemuda, Agus Dwi Saputra yang disiplin dalam memimpin dunia pendidikan, hingga Chainur Rasyid yang sarat pengalaman, menjadi harapan publik.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Apresiasi RSUD dr. Moh Anwar atas Dukungan Event dan Pembangunan Daerah

Bagi masyarakat, pilihan Plt Sekda bukan semata soal kedekatan personal dengan pimpinan, melainkan didasarkan pada integritas, rekam jejak, dan kemampuan manajerial. Sebab jabatan Sekda bukan posisi simbolis, melainkan penggerak utama roda birokrasi.

Momentum ini menjadi ujian penting bagi Pemkab Sumenep. Apakah keputusan yang diambil nantinya benar-benar mampu menjawab harapan publik atau hanya sebatas kompromi politik birokrasi.

Baca Juga :  Bismillah Melayani Jilid II: Disnaker Sumenep Gencarkan Pelatihan di 2025

Namun yang jelas, Keputusan akhir nantinya berada di tangan Bupati Sumenep sesuai Regulasi yang ada. Siapa yang terpilih adalah ia yang telah memenuhi persyaratan kerja Jabatan dan seterusnya sebagaimana salahsatunya diatur didalam Keputusan Menteri PANRB 409 Tahun 2019.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru