Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Sumenep Launching Penyaluran BLT DBHCHT

Kamis, 12 September 2024 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) anggaran 2024 kepada ribuan buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau.

“Bantuan langsung tunai ini sasaran prioritasnya adalah para pelaku industri tembakau, di antaranya buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Peluncuran Penyaluran BLT DBHCHT Kabupaten Sumenep 2024, di Pabrik Rokok Tanjung Odi, Kamis (12/09/2024).

Pemerintah daerah telah menganggarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2024 sebesar 2 miliar 835 juta Rupiah untuk 3.150 penerima, yakni buruh pabrik rokok tembakau dan buruh tani tembakau.

“Ribuan penerima itu perinciannya yaitu buruh pabrik rokok tembakau sebanyak 2.255 orang yang tersebar di 54 pabrik rokok, sedangkan buruh tani tembakau sebanyak 895 orang di 25 desa di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Bupati berharap, bantuan ini bisa mengurangi beban hidup masyarakat dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari utamanya bagi para pelaku industri tembakau, sehingga penerima harus tepat sasaran.

Baca Juga :  Dinilai Peduli Kepada Anak Muda, Pemuda Gapura Bersatu Deklarasi Siap Menangkan Pasangan FAHAM

“Bantuan hendaknya dilaksanakan sesuai aturan perundang-undangan, agar tidak bermasalah di kemudian hari, bahkan jangan sampai ada potongan sepersen pun dalam proses penyaluran bantuan langsung tunai ini,” tuturnya.

Bupati menyatakan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para buruh, sehingga diharapkan bantuan ini menjadi stimulus positif bagi para penerima manfaatnya.

“Para penerima bantuan stimulan ini hendaknya menggunakan dana sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan, supaya programnya memberikan manfaat kepada mereka,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB