Buruh dan Petani Tembakau di Sumenep Terima BLT Rp900 Ribu

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Launching penyaluran BLT DBHCHT ke 4.686 buruh pabrik rokok dan petani tembakau oleh Dinsos Sumenep di Gudang PR Empat Sekawan Mulia, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (20/8/2025).

Foto. Launching penyaluran BLT DBHCHT ke 4.686 buruh pabrik rokok dan petani tembakau oleh Dinsos Sumenep di Gudang PR Empat Sekawan Mulia, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (20/8/2025).

SUMENEP, nusainsider.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 4.686 pekerja yang terdiri dari buruh pabrik rokok dan petani tembakau.

Penyaluran perdana dilakukan di Gudang PR Sekawan Mulia, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, pada Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Bukti Implementasi Jatim CETTAR, Ning Lia Sebut Bus Jatim Multiplier Effect

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok pekerja yang menggantungkan hidup pada industri pertembakauan.

“Bantuan ini memang bersifat stimulan. Namun kami berharap para buruh dan petani tetap bersemangat bekerja serta mampu meningkatkan kesejahteraannya,” kata Fauzi melalui sambungan Zoom Meeting.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Mustangin, menambahkan, penyaluran BLT ini dilakukan agar manfaat DBHCHT dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang terlibat dalam sektor pertembakauan.

Baca Juga :  Madura Night Vaganza 2025, Panggung Inovasi Pemerintah dan Kreativitas UMKM Lokal

Menurutnya, mekanisme distribusi dilakukan secara transparan dan akuntabel melalui BPRS Sumenep tanpa adanya potongan. Dari total penerima, sebanyak 2.638 orang merupakan buruh pabrik rokok, sementara 2.048 lainnya adalah petani tembakau.

Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp900 ribu yang disalurkan untuk tiga bulan, yakni Juni, Juli, dan Agustus 2025.

“Selain membantu kebutuhan harian, BLT ini diharapkan turut mendorong pemulihan ekonomi masyarakat di sektor pertembakauan yang sempat terpukul akibat berbagai tekanan sosial dan ekonomi,” ujar Mustangin.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 22:34 WIB

Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Berita Terbaru