Wow Fantastik! Demplot Bawang Merah Upland Project di Pasongsongan Hasilkan Puluhan Ton

Selasa, 12 September 2023 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Petani di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, kabupaten Sumenep madura jawa Timur terlihat gembira. Demplot bawang merah varietas rubaru yang ditanam sejak Juli 2023 lalu, kini dipanen.

Belasan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Batu Langit itu berhasil memanen 19,6 ton bawang merah varietas rubaru per-hektare dengan metode pemakaian organik shakti.

Melalui metode perawatan biosaka, petani juga berhasil panen demplot bawang merah varietas rubaru sebanyak 12,4 ton per-hektare. Tak hanya itu, Poktan Batu Langit juga memakai metode tanam lainnya, yakni jakaba, hingga berhasil panen sebanyak 13,4 ton per-hektare.

Baca Juga :  Petani di Sumenep Sukses Terapkan Irigasi Sprinkler pada Budidaya Bawang Merah, Ini Hasil Panennya

Ketua Poktan Batu Langit Adhim turut berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menetapkan dan sekaligus menjadikan Desa Lebeng Barat sebagai salah satu titik berlangsungnya demplot bawang merah varietas rubaru.

“Ini luar biasa. Kami berterima kasih kepada semua pihak. Kami merasa terbantu bahkan juga Kami banyak mendapatkan edukasi, terutama budidaya bawang merah melalui organik,” ungkapnya, Selasa (12/9/2023).

Sejauh ini, Adhim sapaan akrabnya melanjutkan, Poktan Batu Langit merupakan satu-satunya penghasil panen bawang merah varietas rubaru terbesar di Sumenep.

“Hingga saat ini, panen tersebut masih berlangsung. Ini yang paling luar biasa besar hasilnya. Penanaman dan perawatan bawang merah varietas rubaru kali ini, memakai metode organik, seperti halnya jakaba, organik sakti, dan biosaka,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh (Koorluh) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pasongsongan Bachtiar Julianto berharap panen bawang merah varietas rubaru kali ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi petani. Baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga :  Berkat Program Upland Project, Petani Pasongsongan Luncurkan Inovasi Terbarukan

“Secara langsung bisa memberikan keuntungan kepada petani setempat. Lalu secara tidak langsung, bisa ditiru oleh seluruh petani di luar daerah lainnya,” lanjutnya.

Bachtiar, sapaan akrabnya menjelaskan telah mengerahkan upaya-upaya untuk memastikan bawang merah varietas rubaru benar-benar berkualitas.

“Sebelum bisa dipanen dan ditanam, kami telah mengerahkan upaya-upaya penyuluhan terkait dengan pembuatan biosaka, pemupukan melalui jakaba, penggunaan pupuk organik, dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT),” tegasnya.

Di tempat yang berbeda, Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto saat di konfirmasi media ini menuturkan turut berbahagia mengetahui bawang merah varietas rubaru di Poktan Batu Langit, Desa Lebeng Barat telah dipanen hari ini.

Bawang merah varietas rubaru Upland Project diharapkan dapat mendatangkan kemaslahatan bagi para petani.

Baca Juga :  Upland Project 2023 ; Petani Desa Rubaru Kembali Terima Pupuk Dan Obat-obatan Jenis Ini

Karena hari ini telah dipanen, maka kami ikut senang dan mengapresiasi langkah-langkah petani bersama penyuluh dalam membudidayakan bawang merah tersebut dengan menggunakan sistem-sistem organik,” tuturnya, Selasa (12/9/2023).

Pimpinan OPD progresif itu berkomitmen akan terus melakukan peningkatan-peningkatan untuk mensejahterakan para petani di kabupaten ujung timur Pulau Garam Madura.

“Langkah-langkah mensejahterakan petani terus menjadi giat utama DKPP Sumenep. Pengerahan tenaga penyuluh diharapkan mampu untuk terus memberikan pendampingan, pengedukasian, dan melahirkan solusi bagi problem teknis yang dialami para petani,” Singkatnya.

BERIKUT VIDEO LENGKAPNYA

Loading

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB